Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 27 SEPTEMBER 2025 • 23:08 WIB

Walikota Bontang Ganti 8 Pejabat Strategis Sekaligus, Ada Apa?

Walikota Bontang Ganti 8 Pejabat Strategis Sekaligus, Ada Apa?Walikota Bontang Ganti 8 Pejabat Strategis Sekaligus. (Foto: PPID Kota Bontang/Hendra/Adie)
KALTIM -
Dinamika birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang kembali memanas.

Wali Kota Bontang, Neni, secara mengejutkan merombak delapan posisi pejabat eselon II dalam gelombang mutasi yang digelar pada Senin (22/9) pagi di Auditorium Kantor Wali Kota, Bontang Lestari.

Mutasi besar-besaran ini disebut sebagai langkah penyegaran birokrasi dan didesak oleh tuntutan untuk meningkatkan kinerja di tengah kondisi ekonomi nasional yang sedang bergejolak.

Rotasi jabatan kali ini melibatkan sejumlah posisi yang dianggap sangat strategis.

Baca juga: Mutasi Polri: Kombes Ade Safri dan Kombes Wira Dirotasi ke Bareskrim

Lukman, yang sebelumnya memimpin Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda, kini bergeser sebagai Staf Ahli Pembangunan Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.

Posisi Kepala Dinas Ketenagakerjaan kini dipercayakan kepada Asdar Ibrahim, yang sebelumnya menjabat Staf Ahli.

Pergeseran signifikan juga terjadi di sektor pendidikan, Abdu Safa Muha kini memimpin Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, meninggalkan jabatan lamanya sebagai Kepala Dinas Ketenagakerjaan.

Perombakan juga menyentuh sektor keuangan dan perhubungan Rafidah (eks Kadispora Parekraf) kini menjadi Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan, Bahauddin (eks Staf Ahli Ekonomi dan Keuangan) kini menempati kursi Kepala Dinas Perhubungan, Posisi Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan kini diisi oleh Sony Suwito (eks Kepala BPKAD), serta Jabatan Kepala BPKAD kini dipercayakan kepada Syahruddin (eks Kepala Bapenda).

Baca juga: Kapolri Mutasi Posisi Penting di Brimob Pasca Demo Ricuh, Kabaintelkam Digeser

Sementara itu, Anwar Sadat dilantik sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum, setelah meninggalkan posisinya sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.

Dalam sambutannya, Wali Kota Neni menegaskan bahwa mutasi ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya strategis untuk mendorong inovasi dan respons cepat terhadap tantangan pembangunan.

Ia secara khusus menyoroti kondisi ekonomi yang dinamis dan membutuhkan kinerja ekstra dari para pejabat.

“Banyak hal yang harus dibenahi di Kota Bontang. Karena itu, saya harap pejabat yang baru dilantik dapat bekerja keras, melihat tantangan ke depan dan menjawabnya dengan solusi konkret,” tegas Neni, memberi penekanan pada urgensi percepatan kerja.

Pelantikan tersebut disaksikan langsung oleh Wakil Wali Kota Agus Haris, Sekretaris Daerah Kota Bontang Aji Erlynawati, serta seluruh jajaran Forkopimda dan pimpinan instansi vertikal, menandakan dukungan penuh terhadap perombakan birokrasi ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PPID Kota Bontang

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Walikota Bontang Ganti 8 Pejabat Strategis Sekaligus, Ada Apa?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!