Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 22 OKTOBER 2025 • 13:28 WIB

Ojol Kini Mitra Intelijen Polisi, 400 Ribu Driver Siap Laporkan Kejahatan via Aplikasi

Ojol Kini Mitra Intelijen Polisi, 400 Ribu Driver Siap Laporkan Kejahatan via Aplikasi400 ribu driver telah mendaftar dalam program Ojol Kamtibmas di wilayah Jadetabek. (Foto: Istimewa)
KALTIM - 
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengumumkan bahwa hampir 400 ribu driver telah mendaftar dalam program Ojol Kamtibmas di wilayah Jadetabek, secara efektif mengubah mereka menjadi mitra intelijen yang siap membantu kepolisian.

"Tentunya kami Polri menyambut baik Ojol Kamtibmas ini sebagai bentuk sinergitas antara Polri dan teman-teman komunitas ojol dalam menciptakan stabilitas Kamtibmas," kata Jenderal Sigit di Monas, Jakarta Pusat, Senin (20/10/2025).

Jenderal Sigit menegaskan bahwa kekuatan komunitas ojol yang ada di mana-mana menjadikan mereka memiliki peran besar dalam membantu kepolisian.

Mereka diharapkan berfungsi sebagai "mata dan telinga" Polri, memberikan informasi cepat terkait peristiwa kejahatan, kecelakaan, atau gangguan keamanan lainnya di jalanan.

Baca juga: Solidaritas Ojol di Bontang, Bagikan Pita Dukungan di Depan Mapolres

"Dengan kekuatan teman-teman komunitas Ojol yang ada di mana-mana kami sangat meyakini bahwa peran Ojol dalam membantu menciptakan stabilitas Kamtibmas, melakukan pencegahan-pencegahan terjadinya kejahatan akan sangat membantu kepolisian," tegasnya.

Untuk mendukung peran Ojol Kamtibmas sebagai penghubung cepat antara masyarakat dan aparat, Kapolri akan berkoordinasi dengan aplikator transportasi online untuk mengintegrasikan fitur keamanan khusus ke dalam sistem aplikasi mereka.

"Polri akan bekerja sama dengan aplikator transportasi online untuk memasang aplikasi keamanan ke dalam sistem, sehingga rekan-rekan pengundi ojek online dapat segera menghubungi personel Polri atau kantor polisi terdekat ketika menemukan dan mengalami permasalahan yang terjadi atau mungkin peristiwa tindak pidana di jalan," jelasnya.

Fitur ini diharapkan dapat memberikan respons cepat dari pihak kepolisian terhadap setiap laporan yang masuk.

Baca juga: Era Baru Pariwisata Samarinda, Duta Wisata 2025 Ditantang Jadi Inovator Digital

Rencana integrasi ini disambut baik oleh aplikator.

Grab Indonesia mengapresiasi inisiatif ini dan menyatakan siap berkolaborasi, menyoroti fitur keamanan mereka yang sudah ada (GERCEP, Safety Center) sebagai modal awal.

Senada, Maxim Indonesia menyatakan kesiapan untuk mendukung dan mengolaborasikan program keamanan yang mereka miliki bersama pihak kepolisian, sambil menunggu undangan resmi dari Polri untuk membahas realisasi fitur pelaporan.

Sementara itu, GoTo (pemilik Gojek) mendukung upaya peningkatan keamanan ini, menghargai semangat para mitra driver yang ingin berkontribusi secara sukarela.

Meskipun pendaftaran 400 ribu driver Ojol Kamtibmas terkonsentrasi di wilayah Jadetabek, semangat community policing ini adalah program nasional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Ojol Kini Mitra Intelijen Polisi, 400 Ribu Driver Siap Laporkan Kejahatan via Aplikasi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!