Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 28 NOVEMBER 2025 • 10:03 WIB

BLKI Bontang Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi Terakhir di 2025, Fokus Cetak Tenaga Kerja Kompeten

BLKI Bontang Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi Terakhir di 2025, Fokus Cetak Tenaga Kerja KompetenKepala UPTD BLKI Kota Bontang, Ismid Rizal, melaporkan penutupan lima paket pelatihan resmi yang diikuti total 128 peserta. (Foto: Muhammad Reihan Wahyudi/INDOZONE)
KALTIM -
UPTD Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Kota Bontang, di bawah Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Timur, sukses menggelar pelatihan berbasis kompetensi pada Kamis, (27/11/2025), di Auditorium 3 Dimensi.

Kepala UPTD BLKI Kota Bontang, Ismid Rizal, melaporkan penutupan lima paket pelatihan resmi yang diikuti total 128 peserta dengan hasil gemilang: Pemasangan Instalasi Listrik Bangunan Sederhana II (16 peserta – 12 lulus), Pelatihan Welder SMAW 3G VII–X (64 peserta – 58 lulus), Pengelola Sekretaris Junior IV (16 peserta – 12 lulus), Menjahit Pakaian Wanita Dewasa (16 peserta – 14 lulus), dan Pelatihan Hidroponik (16 peserta – 15 Lulus).

Selain itu, BLKI membuka dua pelatihan baru yang menarik minat banyak pendaftar: Pemasangan Instalasi Listrik Sederhana (16 dari 20 pendaftar) dan Plate Welder SMAW 3G (32 dari 38 pendaftar).

Baca juga: Bontang Tak Lagi Hanya Industri! Investor Diundang Danai Hutan Mangrove hingga Pulau Beras Basah

"Ada dua pelatihan dilaksanakan melalui kerja sama dengan Lapas Kelas IIA Bontang, yaitu pelatihan Hidroponik yang telah rampung, serta pelatihan Housekeeping yang saat ini masih berlangsung,” sebutnya.

Sekretaris Disnakertrans Provinsi Kaltim, Aji Syahdu Gagah Citra, menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan tenaga kerja kompeten dan profesional, yang berperan penting dalam menekan pengangguran dan mengurangi kesenjangan keterampilan (skill gap).

Wali Kota Bontang yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sony Suwito Adicahyono membuka dan menutup acara. 

Baca juga: Laporan Warga Membuahkan Hasil, Sat Samapta Polres Bontang Obrak-Abrik Toko Penjual Miras Ilegal

“SDM unggul, terampil, dan adaptif adalah kunci mewujudkan Bontang sebagai kota industri produktif, modern, dan inovatif. Pelatihan ini bukan hanya menyiapkan generasi muda untuk dunia kerja, tapi juga menciptakan peluang kerja baru,” ujarnya. 

Sony mengapresiasi ketegasan BLKI dalam penerapan standar kelulusan. Ia mengaku bangga setelah mengetahui bahwa tidak semua peserta dinyatakan lulus.

“Awalnya saya pikir semua yang ikut BLKI pasti lulus. Tapi ketika mendengar ada peserta yang tidak lulus, saya justru bangga. Ini bukan kabar buruk, tetapi bukti bahwa pemerintah provinsi menyiapkan tenaga kerja yang benar-benar siap diterjunkan ke lapangan,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Ia memberikan apresiasi terhadap pelibatan warga binaan Lapas dalam pelatihan BLKI. Menurutnya, keterampilan yang diberikan akan sangat bermanfaat bagi mereka ketika kembali ke masyarakat.

Reporter : Muhammad Reihan Wahyudi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

BLKI Bontang Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi Terakhir di 2025, Fokus Cetak Tenaga Kerja Kompeten

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!