Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin. (Foto: Ahmad Rifandi/ANTARA News Kalimantan Timur)
KALTIM - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) memastikan seluruh warganya dapat mengakses pelayanan kesehatan gratis (Gratispol Kesehatan) di mana pun mereka berada di Indonesia.
Kebijakan ini hadir sebagai jaring pengaman sosial yang memberikan rasa aman bagi warga Kaltim, bahkan saat mereka sakit di luar daerah.
Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin, menegaskan bahwa jaminan ini berlaku secara nasional.
"Jadi artinya warga Kaltim di mana pun berada merasa aman dengan program ini. Mau sakit di Papua atau Jakarta tetap dilayani asal punya NIK dan terdaftar BPJS Kesehatan," kata Jaya di Samarinda, Jumat.
Rasa aman ini dimungkinkan karena tingginya cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan di Kaltim yang telah mencapai 102 persen, mencakup sekitar 4,2 juta jiwa penduduk.
Meski cakupan kepesertaan sudah menyeluruh, Jaya mengakui masih ada kasus peserta BPJS mandiri Kelas III yang statusnya tidak aktif karena menunggak iuran.
Di sinilah Program Gratispol Kesehatan mengambil peran penting.
Pemerintah daerah hadir untuk menanggung dan membayar premi tunggakan tersebut.
"Program Pelayanan Kesehatan Gratis (Gratispol Kesehatan) hadir untuk membayar premi tunggakan tersebut sehingga warga tetap bisa dilayani saat kondisi darurat," jelas Jaya, seraya menambahkan bahwa bantuan ini dikhususkan bagi klasifikasi Kelas III.
Bagi warga yang mengalami kendala status kepesertaan di rumah sakit, kemudahan akses telah disiapkan.
Mereka hanya perlu menghubungi Dinas Kesehatan Kaltim untuk proses aktivasi kembali, yang seluruh biayanya ditanggung oleh pemerintah.
"Untuk aktivasi BPJS Kesehatan menunggak, bisa juga datang langsung ke kantor Dinas Kesehatan Kaltim. Ada tim kami yang khusus melayani itu," tambahnya.
Kemudahan akses ini sangat krusial, terutama bagi warga Kaltim yang merantau atau bepergian ke luar pulau, memastikan mereka selalu terlindungi.
Selain fokus pada pengobatan (kuratif), Pemprov Kaltim juga mengintegrasikan layanan ini dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk mendeteksi penyakit sejak dini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA News Kalimantan Timur