Persiapan perhelatan Resepsi Akbar 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU). (Foto: Junaedi/Media Center Mujahadah Kubro)
KALTIM - Stadion Gajayana terpilih menjadi pusat perhatian nasional dalam perhelatan Resepsi Akbar 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang akan mencapai puncaknya pada Minggu, (08/02/2026).
Acara ini menjadi sangat monumental karena dijadwalkan akan dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia beserta Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
Kehadiran para pemimpin bangsa di Bumi Arema ini menegaskan posisi strategis NU sebagai mitra pemerintah dalam menjaga persatuan nasional dan moderasi beragama selama satu abad terakhir.
Baca juga: PCNU Kota Malang Siap Sambut Kedatangan Presiden dan 105 Ribu Warga NU
Kemeriahan resepsi akbar ini dimulai dari Sabtu malam (7/2/2026).
Ribuan jemaah mulai memadati kawasan stadion untuk mengikuti "Gajayana Bershalawat" yang dipimpin oleh Majelis Syubbanul Muslimin.
Suasana sakral semakin terasa saat memasuki dini hari.
Agenda berlanjut dengan Khotmil Qur'an sebanyak 999 kali oleh Qori nasional dan internasional, dilanjutkan dengan Shalat Malam berjamaah dan sesi Ijazah Kubro pada pukul 02.00 WIB.
Rangkaian ini menjadi simbol kekuatan spiritualitas Nahdliyin sebelum memasuki acara formal kenegaraan.
Baca juga: Stadion Gajayana Malang Siap Menjadi Lautan Doa di Mujahadah Kubro NU
Puncak acara akan dimulai pada pukul 06.30 WIB dengan agenda Resepsi 1 Abad NU Masehi.
Stadion akan digetarkan dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan mars Syubbanul Wathon sebelum memasuki sesi sambutan penting.
Berdasarkan susunan acara resmi, Gubernur Jawa Timur akan memberikan sambutan pembuka bagi para jemaah yang datang dari berbagai penjuru daerah.
Selanjutnya, jemaah akan mendengarkan Taujihad (pengarahan) dari Rois Am PBNU, sebelum ditutup dengan pidato kebangsaan dari Presiden Republik Indonesia.
Mengingat kehadiran tokoh-tokoh VVIP dan jutaan massa yang diprediksi akan memutihkan Malang, pengamanan ketat telah disiapkan di ring utama Stadion Gajayana.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Media Center Mujahadah Kubro