Pemkot Bontang Dorong Kualitas Olahraga, Ratusan Insan Voli Ikuti Sertifikasi Pelatih dan Wasit
KALTIM - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) menunjukkan komitmen kuat dalam peningkatan mutu sumber daya manusia (SDM) di sektor olahraga.
Bekerja sama dengan Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Bontang, Pemkot menggelar Pelatihan dan Kursus Dasar Sertifikasi Pelatih serta Wasit Cabang Olahraga Voli Tahun 2025.
Kegiatan yang diikuti oleh para pelatih, wasit, dan perwakilan klub voli se-Kota Bontang ini secara resmi dibuka oleh Staf Ahli Bidang Pembangunan Kemasyarakatan dan SDM, Lukman, di Aula Polres Bontang pada Jumat (31/10/2025) lalu.
Dalam sambutannya, Lukman menyampaikan apresiasi Pemkot atas sinergi Dispopar dan PBVSI.
Baca juga: Lawan Gempuran Digital: Kaltim Jadikan Olahraga Tradisional 'Wajib' di Panggung Nasional
Ia menyebut inisiatif ini sangat sejalan dengan visi Pemerintah Kota Bontang untuk mewujudkan transformasi sosial menuju SDM yang berkompeten, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional.
Lukman menegaskan bahwa pelatih dan wasit adalah dua pilar penting dalam ekosistem olahraga.
Keduanya tidak hanya bertindak sebagai penjaga kualitas kompetisi, tetapi juga sebagai teladan sportivitas bagi atlet.
“Olahraga bukan sekadar tentang medali, tetapi tentang pembentukan karakter, disiplin, dan semangat pantang menyerah,” ujarnya.
Baca juga: Sepuluh Anggota Brimob Polda Kaltim Raih Penghargaan atas Prestasi Olahraga
Pemkot Bontang menyoroti besarnya potensi atlet muda daerah yang membutuhkan pembinaan berkelanjutan.
Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen memberikan dukungan penuh, baik melalui program peningkatan kapasitas SDM seperti sertifikasi ini, maupun pengembangan fasilitas olahraga yang inklusif.
“Kita ingin Bontang dikenal bukan hanya sebagai kota industri dan jasa, tetapi juga sebagai kota yang melahirkan atlet berprestasi dan insan olahraga yang berintegritas,” tegas Lukman.
Melalui pelatihan ini, para calon pelatih diharapkan mampu menyusun program latihan yang efektif dan terstruktur.
Sementara itu, calon wasit diharapkan dapat memahami teknik dasar perwasitan secara profesional serta menjunjung tinggi integritas dalam setiap keputusan.
Lukman menutup sambutannya dengan mengingatkan peserta agar serius dan disiplin.
“Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Jadikan ilmu dari para instruktur sebagai bekal untuk mencetak prestasi dan menegakkan sportivitas di Kota Bontang,” tutupnya.
Kegiatan sertifikasi ini dihadiri pula oleh Kabid Olahraga Dispopar Andi Parenrengi, Ketua KONI Bontang Jamaluddin, dan Ketua PBVSI Bontang IPTU Hadi Esmoyo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PPID Kota Bontang