Kamis, 15 JANUARI 2026 • 18:53 WIB

Bukan Sekadar Dakwah, Program Baru IPM Samarinda Ini Fokus Asah Mental dan 'Public Speaking' Pelajar

Author

Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) memaparkan langsung dalam audiensi bersama Wakil Wali Kota Samarinda, H. Saefuddin Zuhri, S.E., M.M. (Foto: PPID Kota Samarinda)
KALTIM -
Ada yang berbeda dari rencana program kerja Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kota Samarinda tahun ini.

Lewat program bertajuk "Safari Dakwah: Belajar Menjadi Da’i", IPM tidak hanya bicara soal aspek religius, tetapi juga menitikberatkan pada pengembangan potensi diri dan keberanian mental para pelajar.

Rencana inovatif ini dipaparkan langsung dalam audiensi bersama Wakil Wali Kota Samarinda, H. Saefuddin Zuhri, S.E., M.M., di Gedung PKK Kota Samarinda, Selasa (13/01/2026).

Program Safari Dakwah dirancang sebagai laboratorium kepemimpinan bagi para siswa.

Alih-alih hanya mendengarkan ceramah, para pelajar didorong untuk terjun langsung menjadi pelaku dakwah.

Baca juga: Milad ke-113 Muhammadiyah, Pemkot Samarinda Tegaskan Sinergi Kuat untuk Pembangunan Kota

Tujuannya jelas: mengasah kepercayaan diri dan melatih kemampuan komunikasi publik (public speaking) yang sering menjadi tantangan besar bagi generasi muda saat ini.

"Kami ingin menciptakan ruang di mana pelajar bisa belajar menyampaikan gagasan, mengelola rasa gugup, dan berinteraksi langsung dengan masyarakat melalui nilai-nilai moral yang positif," ungkap perwakilan IPM Samarinda dalam pertemuan tersebut.

Langkah IPM ini mendapat lampu hijau dari Wakil Wali Kota Samarinda.

Menurut Saefuddin Zuhri, kemampuan berkomunikasi yang baik dan integritas karakter adalah dua senjata utama bagi pemuda di masa depan.

Baca juga: Komitmen Lindungi Anak, Polsek Samarinda Seberang Tangkap Pelaku Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur

"Pembinaan karakter dan mental sejak dini adalah investasi masa depan. Saya sangat mendukung jika pelajar kita berani tampil, memiliki etika, dan peduli terhadap lingkungan sosialnya melalui kegiatan edukatif seperti ini," tegas Wawali.

Ia juga menambahkan bahwa pendidikan bukan hanya soal nilai di atas kertas, melainkan tentang bagaimana ilmu tersebut bisa disampaikan dan bermanfaat bagi orang banyak.

Dukungan terhadap pengembangan soft skill pelajar ini juga dikawal langsung oleh Kepala Badan Kesbangpol Samarinda, Yosua Laden, dan Ketua TWAP Samarinda, Syaparuddin.

Kehadiran mereka menegaskan bahwa Pemerintah Kota siap bersinergi dalam program-program yang mempercepat akselerasi kualitas SDM muda di Samarinda.

Dengan adanya program ini, IPM Samarinda berharap tidak hanya melahirkan sosok yang paham agama, tetapi juga orator-orator muda yang berkarakter, berani bicara, dan siap berkontribusi bagi kemajuan daerah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PPID Kota Samarinda

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU