Institusi Pemerintah & Swasta Akui Akreditasi BKN Jadi Standar Penilaian Kompetensi ASN Nasional
JAKARTA - Humas BKN, Proses akreditasi lembaga penilaian kompetensi yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) menuai apresiasi luas dari berbagai sektor.
Akreditasi ini dinilai sebagai instrumen krusial dalam memastikan keseragaman standar penilaian potensi ASN, sekaligus menjadi pilar pendukung percepatan transformasi birokrasi nasional.
Pemberian sertifikat akreditasi kepada 25 Lembaga Penilaian Kompetensi ASN ini dilaksanakan pada Jumat (23/01/2026) di Kantor Pusat BKN, Jakarta.
Langkah ini mempertegas peran BKN dalam menjaga kualitas dan objektivitas sistem asesmen aparatur negara.
Kepala Pusat Pembelajaran Strategi Kebijakan Talenta ASN Nasional dari Lembaga Administrasi Negara (LAN), Riyadi, mengungkapkan bahwa pencapaian akreditasi dengan nilai A merupakan motivasi besar bagi pihaknya.
"Akreditasi BKN luar biasa untuk memberikan motivasi bagi kami. Instrumennya sangat challenging, tapi syukurlah kami bisa memenuhi semuanya. Ini adalah amanah dari negara melalui BKN," ungkap Riyadi usai menerima sertifikat tersebut.
Senada dengan hal itu, Kepala BKPSDM Kota Palembang, Muhammad Yanuarpan Yany, menilai akreditasi ini sebagai modal utama untuk meningkatkan kualitas SDM di instansi daerah.
Ia berkomitmen menyelaraskan tes kompetensi dengan visi Asta Cita Presiden guna menciptakan birokrasi yang cepat, mudah, dan bahagia.
Dari sektor pendidikan tinggi, perwakilan UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Dani Yoselisa, menekankan bahwa kredibilitas penilaian BKN tidak perlu diragukan karena berbasis data riil.
"Elemen yang dinilai tidak bisa diakali, sehingga menggambarkan bahwa penilaian akreditasi di lembaga ini benar-benar serius dan tidak main-main," tegasnya.
Baca juga: Perwakilan Bontang Lolos Seleksi, Siap Berangkat ke Jambore Generasi Hijau 2025 di Jakarta
Sektor swasta pun memberikan testimoni serupa. Corien Akwari dari PT Corien Center International menyoroti nilai tambah berupa umpan balik konstruktif selama proses berlangsung.
Menurutnya, penilaian yang objektif dan adil membuktikan bahwa BKN menyeleksi lembaga yang benar-benar profesional demi mencetak ASN berkualitas.
Harapan akan keberlanjutan program ini juga disampaikan oleh Yulias Untari, Asesor Madya Badan Pusat Statistik (BPS).
Ia menyebut akreditasi sangat vital dalam menjaga kredibilitas lembaga penilaian kompetensi sekaligus mendukung kesuksesan program Asta Cita Presiden.
Melalui penyerahan sertifikat kepada 25 lembaga ini, BKN secara resmi mengukuhkan perannya sebagai pengawal reformasi sistem asesmen ASN.
Langkah strategis ini diharapkan mampu mengimplementasikan instrumen penilaian yang lebih efektif dan mampu melahirkan lebih banyak kader ASN unggul di masa depan sesuai arahan kepala negara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung