Jumat, 13 FEBRUARI 2026 • 08:20 WIB

Wujudkan Mimpi ke Tanah Suci, 877 Penjaga Rumah Ibadah di Kaltim Berangkat Lewat Gratispol

Author

Ilustrasi Perjalanan Umrah. (Foto: Gatot Adriansyah/istockphoto.com)
KALTIM -
Mimpi panjang para penjaga rumah ibadah di Kalimantan Timur untuk menginjakkan kaki di tanah suci akhirnya menjadi kenyataan.

Melalui Program Gratispol Perjalanan Religi yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim), sebanyak 877 orang penjaga rumah ibadah lintas agama telah resmi diberangkatkan pada tahap pertama tahun 2025.

Program ini menjadi kado indah atas pengabdian tanpa pamrih mereka selama puluhan tahun menjaga rumah Tuhan.

Juru Bicara Pemprov Kaltim, Muhammad Faisal, mengungkapkan bahwa program ini merupakan bentuk apresiasi tertinggi dari pemerintah bagi mereka yang selama ini bekerja di balik layar dalam merawat rumah ibadah.

Dari total 5.140 penjaga rumah ibadah yang terdata di seluruh Kalimantan Timur, pelaksanaan pemberangkatan dilakukan secara bertahap untuk memastikan kualitas layanan dan kenyamanan para peserta.

Baca juga: Simak Cara Daftar Beasiswa Daerah Kaltim Melalui Program Gratispol

"Pelaksanaannya memang bertahap hingga lima tahun ke depan. Tahun 2025 ini tahap awal sudah diberangkatkan 877 orang,” ujar Faisal saat ditemui di Samarinda.

Program Gratispol ini menjunjung tinggi nilai keadilan dan inklusivitas.

Dari total 877 peserta yang berangkat pada kloter pertama, mayoritas berasal dari umat Islam sebanyak 689 orang yang diberangkatkan untuk melaksanakan ibadah umrah ke Tanah Suci Makkah.

Tak hanya itu, kebahagiaan serupa juga dirasakan oleh 113 penjaga gereja Kristen dan 45 penjaga gereja Katolik yang diberangkatkan menuju Yerusalem dan Vatikan.

Apresiasi ini juga menyentuh pemeluk agama lain, dengan rincian 19 orang umat Hindu dan 8 orang umat Buddha yang melakukan perjalanan religi ke India, serta 3 orang umat Konghucu yang diberangkatkan menuju Tibet.

Baca juga: Bebas Biaya UKT Hingga Lulus, Beasiswa Gratispol Kaltim Jadi Angin Segar Mahasiswa S1-S3

Sedianya, terdapat 880 orang yang masuk dalam kuota keberangkatan tahun ini, namun tiga orang batal berangkat dikarenakan faktor kesehatan yang tidak memungkinkan serta adanya peserta yang meninggal dunia sebelum jadwal keberangkatan.

Agar seluruh penjaga rumah ibadah yang telah terdata dapat merasakan manfaat yang sama, Pemprov Kaltim telah menyusun jadwal keberangkatan yang terus meningkat setiap tahunnya.

Pada tahun 2026, ditargetkan sebanyak 960 orang akan menyusul, dilanjutkan dengan 1.000 orang pada 2027, 1.100 orang pada 2028, dan ditutup dengan kloter terakhir sebanyak 1.200 orang pada tahun 2029 mendatang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU