Jumat, 13 FEBRUARI 2026 • 18:12 WIB

Mahasiswa Kaltim Tak Perlu Cemas, Pemprov Pastikan Anggaran Gratispol Aman dan Melimpah

Author

Dasmiah (Tengah) dalam Rapat Koordinasi bersama Perguruan Tinggi di Ruang Rapat Tepian 1 Kantor Gubernur Kaltim. (Foto: Adding/Humas Pemprov Kaltim)
KALTIM -
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) memberikan jaminan penuh terhadap keberlanjutan Program Gratispol.

Mahasiswa di Benua Etam diminta untuk tetap tenang dan fokus pada studi, karena dukungan anggaran yang disiapkan pemerintah dipastikan lebih dari cukup untuk meng-cover kebutuhan biaya kuliah tahun ini.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kaltim, Dasmiah, menegaskan bahwa posisi keuangan daerah untuk program ini berada dalam kondisi yang sangat sehat.

Bahkan, ia menyebutkan ketersediaan dana saat ini cenderung surplus untuk menjangkau target peserta.

Dasmiah memaparkan bahwa Program Gratispol diproyeksikan untuk menjangkau sekitar 124 ribu mahasiswa di seluruh Kalimantan Timur.

Baca juga: Wujudkan Mimpi ke Tanah Suci, 877 Penjaga Rumah Ibadah di Kaltim Berangkat Lewat Gratispol

Dengan skala sebesar itu, pemerintah telah melakukan kalkulasi matang agar bantuan tetap tersalurkan secara konsisten.

"Insya Allah anggaran Gratispol aman dan bahkan berlebih. Jadi mahasiswa tidak perlu khawatir,” tegas Dasmiah dalam Rapat Koordinasi bersama Perguruan Tinggi di Ruang Rapat Tepian 1 Kantor Gubernur Kaltim, Senin (2/2/2026).

Kabar menggembirakan juga datang bagi mahasiswa baru, di mana Surat Keputusan (SK) penerima bantuan telah resmi ditandatangani oleh Gubernur Kalimantan Timur.

Saat ini, data tersebut sedang didistribusikan ke masing-masing kampus untuk proses verifikasi akhir sebelum dana ditransfer.

Tidak hanya bagi mahasiswa baru, Pemprov juga tengah melakukan validasi data bagi mahasiswa semester 4, 6, dan 8. Dari 25 ribu data yang masuk, sebanyak 10 ribu data telah terverifikasi melalui koordinasi ketat dengan pihak Dukcapil.

Baca juga: Simak Cara Daftar Beasiswa Daerah Kaltim Melalui Program Gratispol

Proses ini dilakukan untuk memastikan bahwa subsidi 80 persen Uang Kuliah Tunggal (UKT) jatuh ke tangan yang tepat.

Meskipun anggaran melimpah, Dasmiah mengingatkan bahwa kecepatan pencairan tetap bergantung pada validitas data dari pihak perguruan tinggi.

Dana akan langsung dikirim ke rekening tujuan setelah verifikasi KTP, usia, dan status akademik dinyatakan valid.

Dengan skema subsidi 80 persen UKT ini, Pemprov Kaltim berharap tidak ada lagi mahasiswa yang putus kuliah atau merasa terbebani secara mental karena masalah finansial.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Pemprov Kaltim

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU