Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda resmi menjajaki kerja sama pendidikan dengan Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat. (Foto: Bay/PPID Kota Samarinda)
KALTIM - Pelajar berprestasi di Kota Samarinda kini memiliki peluang besar untuk menembus universitas-universitas elite di Amerika Serikat.
Harapan ini muncul setelah Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda resmi menjajaki kerja sama pendidikan dengan Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat dalam pertemuan strategis di Balai Kota, Rabu (4/2/2026) siang.
Pertemuan yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Samarinda, Dr. H. Andi Harun, ini membahas secara mendalam skema pengiriman siswa-siswa terbaik asal Samarinda melalui program beasiswa dan pertukaran pelajar internasional.
Perwakilan US Embassy, John T. Slover selaku Public Diplomacy Officer, mengungkapkan bahwa salah satu agenda utama kunjungan ini adalah membangun jembatan kolaborasi untuk memfasilitasi penempatan siswa Samarinda ke berbagai perguruan tinggi terkemuka di Amerika Serikat.
Baca juga: Dewan Pendidikan Kaltim Bongkar Kejanggalan Penunjukan 176 Kepala Sekolah Baru
Fokus kolaborasi ini akan menyasar Sekolah Unggul Garuda Transformasi (SUGT) dan penguatan SMA Prestasi sebagai basis pengembangan talenta.
"Kunjungan ini bertujuan membangun jembatan kolaborasi, termasuk melihat peluang penempatan siswa terbaik Samarinda ke universitas di AS serta mendukung kebijakan progresif yang sedang berjalan di kota ini," jelas John T. Slover.
Wali Kota Andi Harun menyambut antusias rencana tersebut.
Baginya, kolaborasi ini bukan sekadar urusan administrasi, melainkan instrumen strategis untuk mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan mampu bersaing secara global.
Baca juga: Wujudkan Generasi Literat, Putra-Putri Pelajar Kaltim 2026 Siap Bawa Perubahan di Dunia Pendidikan
“Kami berkeinginan menjadikan SMA Prestasi sebagai SMA paling unggul di seluruh Kalimantan dalam beberapa tahun ke depan. Kerja sama internasional adalah kunci agar siswa kita adaptif terhadap tantangan global,” tegas Andi Harun.
Selain mempermudah akses pendidikan ke Amerika, Andi Harun juga berkomitmen melakukan peningkatan kualitas sistem pendidikan lokal secara menyeluruh, sehingga standar sekolah-sekolah di Samarinda setara dengan mutu pembelajaran internasional.
Menindaklanjuti pertemuan ini, Pemkot Samarinda dan Kedubes AS sepakat untuk segera menyusun rincian teknis melalui mekanisme government to government (G2G).
Kerja sama ini diharapkan tidak hanya menjadi pintu masuk bagi pelajar Samarinda ke universitas dunia, tetapi juga memperkuat hubungan bilateral melalui pengembangan kebijakan smart city dan pendidikan masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PPID Kota Samarinda