Jumat, 03 APRIL 2026 • 20:12 WIB

Diuji Kemendagri, Wawali Agus Haris Buktikan Angka Pengangguran Bontang Turun Signifikan

Author

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, menjalani uji petik dan penilaian presentasi di hadapan Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri secara daring. (Foto: Hendra/PPID Kota Bontang)
KALTIM -
Kinerja Pemerintah Kota Bontang dalam menekan angka pengangguran mendapat panggung di level nasional.

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, menjalani uji petik dan penilaian presentasi di hadapan Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri secara daring pada Rabu (01/04/2026) sore.

Pertemuan strategis yang berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota ini merupakan bagian dari Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah Dimensi Penurunan Tingkat Pengangguran.

Dalam pengujian tersebut, Agus Haris didampingi Pj Sekda Akhmad Suharto dan Kepala Disnaker Asdar Ibrahim guna memaparkan data konkret keberhasilan kota industri ini.

Di hadapan tim penilai Kemendagri, Wawali Agus Haris membuktikan bahwa strategi yang dijalankan Pemkot Bontang membuahkan hasil nyata.

Baca juga: Wawali Agus Haris Serahkan Bantuan Rp100 Juta, Ajak Warga Berbas Tengah Jadikan Masjid Pusat Edukasi

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kota Bontang menunjukkan tren menurun pada tahun 2024 sebanyak 7,06 persen (6.631 orang) dan tahun 2025: 6,36 persen (6.303 orang).

Penurunan sebesar 0,70 persen ini menjadi catatan penting, mengingat Bontang terus menghadapi tantangan arus migrasi pencari kerja yang tinggi dari luar daerah.

Salah satu poin yang mencuri perhatian dalam presentasi tersebut adalah inovasi digital "Teman Kerja".

Platform ini menjadi pusat integrasi data pencari kerja, lowongan pekerjaan, hingga data sosial yang transparan.

Selain itu, ada pula inovasi "Handak Begawi" yang berfungsi memperluas akses informasi lowongan kerja agar lebih inklusif.

Baca juga: Intip Menu Makan Gratis di SDN 010 Bontang: Wawali Agus Haris Pastikan Standar Gizi Terpenuhi

“Inovasi ini adalah jawaban kami terhadap keterbatasan lapangan kerja dan rendahnya kesesuaian kualifikasi tenaga kerja. Kami ingin data dan peluang kerja bisa diakses dengan satu sentuhan jari,” jelas Agus Haris.

Tidak hanya mengandalkan teknologi, Pemkot Bontang juga memamerkan kekuatan kolaborasi lintas sektor.

Langkah konkret dilakukan melalui program pelatihan, pemagangan, dan sertifikasi tenaga kerja yang bekerja sama dengan perusahaan raksasa seperti PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT), PT Badak LNG, serta PPSDM Cepu.

Kolaborasi ini memastikan tenaga kerja lokal tidak hanya memiliki kemauan kerja, tetapi juga sertifikasi kompetensi yang diakui secara nasional maupun internasional.

Melalui penilaian ini, Pemkot Bontang optimistis tren penurunan pengangguran dapat terus dipertahankan.

Pemerintah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar lebih kompetitif di dunia kerja yang semakin dinamis.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PPID Kota Bontang

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU