Ilustrasi CCTV. (Foto: Victor/unsplush.com)
KALTIM - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terus memperkuat infrastruktur pengawasan kota dengan memanfaatkan teknologi modern.
Langkah nyata ini diwujudkan melalui rencana perluasan jaringan kamera pengawas (Closed Circuit Television/CCTV) berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) guna mengakselerasi transformasi Balikpapan sebagai kota pintar (smart city) yang aman, tertib, dan modern.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan, Muhammad Fadli, menjelaskan bahwa perluasan jaringan CCTV pintar ini dirancang untuk menciptakan sistem pengawasan yang terintegrasi, modern, dan lebih responsif dalam memitigasi berbagai persoalan lalu lintas maupun keamanan di ruang publik.
“CCTV yang telah terpasang tidak hanya difungsikan untuk mendukung penegakan hukum lalu lintas melalui ETLE, tetapi juga sebagai sarana pengawasan keamanan lingkungan. Dengan sistem yang semakin baik, kami berharap dapat membantu aparat dalam memantau berbagai aktivitas di ruang publik,” ujar Muhammad Fadli di Balikpapan, Senin (1/6/2026).
Baca juga: Kota Bontang Akan Pasang CCTV di Seluruh Kelas Sekolah, Anggaran Rp728 Juta untuk Keamanan Siswa
Proyek ekspansi pengawasan digital ini dipastikan mendapat dukungan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan maupun APBD tahun berikutnya.
Pemkot Balikpapan berencana menambah sekitar 100 titik CCTV baru dalam waktu dekat.
Penempatan kamera pintar tersebut nantinya akan diprioritaskan menyasar kawasan permukiman padat, akses jalan lingkungan, serta lokasi yang membutuhkan pengawasan intensif.
Baca juga: Gerak Cepat Polres Bontang, Tangkap Pelaku Eksibisionisme Berbekal Rekaman CCTV
Sebagai catatan, sepanjang tahun 2025 lalu, Pemkot Balikpapan telah menginstalasi sebanyak 167 unit CCTV yang kini dioperasikan secara bertahap.
Dengan penambahan seratusan titik baru tersebut, total kamera pengawas yang dimiliki Kota Minyak diproyeksikan melonjak dari yang saat ini mendekati 300 unit menjadi kisaran 400 unit kamera yang aktif mengawasi kota.
Fadli membeberkan bahwa implementasi teknologi berbasis AI pada kamera pengawas ini memungkinkan petugas mengidentifikasi berbagai jenis pelanggaran lalu lintas secara cepat dan akurat untuk mendukung Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).
Tak hanya urusan sirkulasi jalan raya, hasil rekaman video canggih tersebut juga berfungsi sebagai instrumen alat bantu utama bagi aparat kepolisian dalam mengungkap tindak kriminalitas.
Baca juga: Ini 3 Rekomendasi Pantai Hits Balikpapan dengan Kuliner Estetis dan Wahana Air
Di samping mematangkan kesiapan teknologi kota pintar, Dishub Balikpapan saat ini tengah mengeksekusi sejumlah langkah taktis penunjang di lapangan, di antaranya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber