Kamis, 23 JULI 2026 • 13:05 WIB

Tak Ada Progress Berbulan-bulan, Warga Keluhkan Proyek Galian Mangkrak di Bontang

Author

Material proyek yang menumpuk tepat di depan area tempat usaha warga. (Foto: Tangkapan Layar/Instagram.com/@kaharmuzakir.id)
KALTIM -
Pengerjaan proyek galian di wilayah Kota Bontang menuai keluhan tajam dari masyarakat setempat.

Pasalnya, pengerjaan yang ditandai dengan tumpukan tanah galian dan gulungan pipa kuning besar di tepi jalan tersebut dibiarkan mangkrak tanpa ada kejelasan kelanjutan pengerjaan selama berbulan-bulan.

Keluhan tersebut mencuat ke publik setelah seorang netizen membagikan kondisi di lapangan melalui akun Instagram @kaharmuzakir.id.

Dalam unggahannya, ia memperlihatkan material proyek yang menumpuk tepat di depan area tempat usaha warga, sembari mempertanyakan pihak yang bertanggung jawab atas pengerjaan yang mangkrak tersebut.

"Warga @bontang_ku ada yang tahu kah penanggung jawab proyek ini? Kira-kira lapor kemana ya? Sudah berbulan-bulan, digali setelah itu dibiarkan tanpa progress. Ini cuma salah satu titik, banyak di titik lain juga yang mengganggu usaha dan kepentingan umum," tulis akun Instagram @kaharmuzakir.id.

Baca juga: Tepis Rumor Proyek Mangkrak! Presiden Prabowo Turun Gunung ke IKN, Ini Perintah Terbarunya

Menumpuk di Depan Tempat Usaha dan Tersebar di Beberapa Titik

Kondisi proyek yang terhenti tanpa penanganan lanjutan ini dinilai sangat merugikan warga sekitar.

Tumpukan tanah galian dan gulungan pipa berdiameter besar yang dibiarkan begitu saja tidak hanya mengganggu estetika kota, tetapi juga memakan sebagian area trotoar dan jalan di depan tempat usaha kuliner.

Akibatnya, akses bagi pengunjung tempat usaha maupun pejalan kaki menjadi sangat terbatas.

Tidak hanya di satu tempat, pengerjaan galian yang tak kunjung usai ini dilaporkan terjadi di beberapa titik lokasi lain di Kota Bontang.

Terseburnya proyek galian yang mangkrak ini semakin memicu kekecewaan warga karena dinilai sangat mengganggu aktivitas harian serta kepentingan umum masyarakat.

Baca juga: Ratusan Korban Arisan Online di Samarinda Menjerit Dana Mangkrak, Owner Dituntut Kembalikan Uang

Warga Bingung Lapor dan Desak Pihak Terkait Turun Tangan

Hingga saat ini, belum ada informasi jelas mengenai instansi atau kontraktor pelaksana yang bertanggung jawab atas pengerjaan instalasi pipa tersebut.

Ketiadaan papan informasi proyek di lokasi galian membuat warga kebingungan mengenai ke mana harus menyampaikan laporan atau aduan resmi.

Melalui aduan yang viral di media sosial ini, masyarakat berharap Pemerintah Kota Bontang dan pihak terkait dapat segera memberikan tindakan nyata.

Warga mendesak agar penanggung jawab proyek segera melanjutkan pengerjaan hingga tuntas atau setidaknya merapikan bekas galian agar fungsi jalan dan tempat usaha dapat kembali berjalan normal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram.com/@bontang_ku

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU