Salah satu kos di kota Samarinda. (Foto: tiket.com)
KALTIM - Menjadi kota penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN) membawa berkah ekonomi bagi Samarinda, namun di sisi lain memicu lonjakan harga properti yang signifikan.
Bagi pendatang baru, harga sewa di "Kota Tepian" tahun 2026 ini mungkin akan memberikan sedikit kejutan budaya.
Agar Anda tidak salah langkah, simak panduan lengkap menavigasi pasar hunian Samarinda berikut ini.
Data terbaru menunjukkan indeks harga sewa di Samarinda naik rata-rata 12% hingga 18%.
Di kawasan populer seperti Samarinda Ulu (sekitar kampus UNMUL), kos standar yang dulu terjangkau kini dipatok di angka Rp850.000 hingga Rp1.250.000.
Sementara itu, rumah kontrakan di pusat kota kini menembus angka Rp40 juta hingga Rp65 juta per tahun.
Baca juga: Mau Pindah ke Samarinda? Intip Estimasi Biaya Hidup dan Harga Hunian Terbaru Tahun 2026
Jangan hanya terpaku pada pusat kota yang mahal. Ada beberapa wilayah alternatif yang harganya relatif masih "bersahabat" namun memiliki akses yang baik ke pusat aktivitas:
Baca juga: Keripik Pisang Asal Kaliorang Kutim Tembus Pasar Asia hingga Eropa
Agar mendapatkan hunian terbaik dengan harga yang masuk akal, ikuti langkah-langkah berikut:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Survei Lapangan