Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 28 JANUARI 2026 • 00:18 WIB

Luluskan 87 Sarjana, STITEK Bontang Siap Cetak Agen Perubahan di Era Bonus Demografi

Luluskan 87 Sarjana, STITEK Bontang Siap Cetak Agen Perubahan di Era Bonus DemografiWisudawan dan Wisudawati Angkatan ke-XIV STITEK Bontang. (Foto: Firmanza/PPID Kota Bontang)
KALTIM -
Momentum bonus demografi yang tengah dihadapi Indonesia menuntut lahirnya generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak di masyarakat.

Semangat inilah yang terpancar dalam Wisuda Angkatan ke-XIV STITEK Bontang yang mengukuhkan 87 wisudawan dan wisudawati pada Sabtu (24/1/2026).

Ketua Pembina YPBB, Yhendra Permana, dalam pesannya menekankan bahwa tantangan masa depan membutuhkan kontribusi nyata dari para lulusan baru.

Ia berharap para sarjana teknik ini mampu mengaplikasikan ilmu mereka untuk pembangunan daerah.

Baca juga: STITEK Siap Lahirkan Universitas Sains dan Teknologi dengan 7 Jurusan Baru

"Kami berharap para wisudawan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah dan menjadi agen perubahan di tengah masyarakat,” ujar Yhendra di hadapan para wisudawan.

Ia menambahkan bahwa STITEK Bontang berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dan dunia industri agar mutu pendidikan yang diberikan selalu relevan dengan kebutuhan dunia kerja yang dinamis.

Senada dengan hal tersebut, Pemerintah Kota Bontang melalui Sekda Akhmad Suharto yang mewakili Wali Kota, memberikan apresiasi besar terhadap dedikasi STITEK.

Menurutnya, lulusan perguruan tinggi adalah aset strategis untuk mengubah tantangan bonus demografi menjadi bonus produktivitas.

Baca juga: Perjuangan Lulusan Sempurna Mencari Kerja, Kini Ton Rencanakan Sertifikasi Keuangan Internasional

“Pemerintah Kota Bontang mengapresiasi peran STITEK dalam melahirkan sumber daya manusia yang unggul, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ungkap Akhmad Suharto saat membacakan sambutan Wali Kota.

Untuk mendukung para "agen perubahan" lokal ini, Pemkot Bontang pun telah menyiapkan dukungan dari hulu ke hilir.

Di sektor pendidikan, Program Bontang Pintar hadir melalui beasiswa UKT bagi mahasiswa berprestasi.
Sementara di sektor lapangan kerja, Pemkot memperkuat penyerapan tenaga kerja melalui Perda Nomor 10 Tahun 2018 yang mewajibkan perusahaan merekrut minimal 75 persen tenaga kerja lokal.

“Kebijakan ini menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan dunia kerja, agar lulusan lokal dapat terserap secara optimal,” tegasnya.

Acara wisuda yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh perwakilan LLDIKTI Wilayah XI, jajaran Yayasan YPBB, serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Bontang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PPID Kota Bontang

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Luluskan 87 Sarjana, STITEK Bontang Siap Cetak Agen Perubahan di Era Bonus Demografi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!