Ayam Cincane. (Foto: pesonaindonesia.kompas.com)
KALTIM - Ayam cincane hampir selalu menjadi makanan wajib bagi siapa saja yang berkunjung ke Samarinda.
Walaupun saat ini keberadaannya sudah mulai jarang ditemukan, kuliner khas ini tetap menjadi menu andalan kebanggaan warga Samarinda.
Ciri khasnya yang berwarna merah menggoda serta aroma rempah yang kuat menjadikannya salah satu kekayaan gastronomi Kalimantan Timur yang patut dilestarikan.
Baca juga: Geliat 150 Stan Kuliner di GOR Segiri, Jadi Pusat Ekonomi Kerakyatan Samarinda Selama Ramadan
Warna merah pada ayam cincane dihasilkan dari racikan alami cabai merah dan rempah-rempah yang melimpah, bukan dari pewarna buatan.
Hidangan ini menawarkan perpaduan rasa yang kompleks yaitu gurih, pedas, dan sedikit manis.
Penggunaan ayam kampung sangat disarankan karena memberikan tekstur yang lebih kenyal namun tetap empuk setelah melalui proses memasak yang panjang.
Baca juga: Ragam Kuliner Khas Kalimantan Timur yang Legendaris
Kamu tidak perlu jauh-jauh ke Samarinda untuk mencicipinya.
Berikut adalah resep ayam cincane yang bisa Anda praktikkan sendiri di rumah:
Baca juga: Hanya Ada di Sini! Mengenal Ikan Bawis dan Rahasia Sambal Gammi yang Menjadi Nyawa Kuliner Bontang
Kelezatan ayam cincane terletak pada penggunaan rempah yang berani.
Jahe dan lengkuas berfungsi menghilangkan aroma amis, sementara terasi memberikan sensasi umami yang dalam.
Teknik mengungkep ayam sebelum dipanggang adalah kunci agar bumbu meresap hingga ke bagian terdalam daging.
Sebagai pelengkap, ayam cincane akan terasa jauh lebih istimewa jika disantap bersama nasi kuning khas Kalimantan, taburan bawang goreng, tumis kentang balado, dan sambal bawang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber