Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 03 JUNI 2026 • 01:33 WIB

Harga BBM Kaltim Juni 2026: Pertalite dan Biosolar Stabil, Dua Jenis Diesel Komersil Anjlok

Harga BBM Kaltim Juni 2026: Pertalite dan Biosolar Stabil, Dua Jenis Diesel Komersil AnjlokSebuah mobil diparkir di pompa bensin. (Foto: Aldrin Rachman Pradana/unsplash.com)
KALTIM -
PT Pertamina (Persero) resmi melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi di wilayah Kalimantan Timur terhitung mulai 1 Juni 2026.

Di tengah fluktuasi harga pasar global, pemerintah bersama Pertamina sepakat untuk tidak melakukan perubahan tarif pada jenis BBM bersubsidi dan penugasan.

Harga Pertalite tetap dikunci pada angka Rp10.000 per liter, sementara Biosolar bersubsidi bertahan kokoh di level Rp6.800 per liter.

Baca juga: Imbas Konflik Timur Tengah, Harga Avtur Internasional di Indonesia Melonjak 80 Persen

Berbeda dengan kelompok subsidi yang stabil, pergeseran signifikan justru terjadi pada sektor bahan bakar komersil.

Harga dua jenis diesel nonsubsidi tercatat anjlok cukup dalam, sedangkan komoditas bensin jenis Pertamax Turbo menjadi satu-satunya produk yang harganya terkerek naik pada periode Juni 2026.

Sektor Logistik Bernapas Lega, Harga Diesel Nonsubsidi Turun Tajam

Kabar baik datang bagi para pelaku industri, transportasi, dan logistik di Kaltim yang mengandalkan bahan bakar diesel komersil.

Harga Dexlite (CN 51) mengalami penurunan tajam sebesar Rp3.100, dari Rp26.600 per liter menjadi Rp23.500 per liter.

Langkah penurunan ini juga diikuti oleh produk diesel premium, Pertamina Dex (CN 53), yang harganya terkoreksi sebesar Rp3.150 per liter.

Baca juga: Mengenal Edi Mangun, Manajer Humas Pertamina yang Konsisten Hijaukan Pesisir Selama Seperempat Abad

Produk tersebut kini dapat ditebus dengan harga Rp25.350 per liter dari harga bulan sebelumnya yang menyentuh Rp28.500 per liter.

Penurunan ini dinilai berpotensi besar membantu para pelaku usaha dalam menekan biaya operasional distribusi barang.

Perubahan berkala ini merupakan langkah implementasi kebijakan yang mengacu pada Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022 yang mengatur formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran BBM umum.

Pertamax Turbo Naik Sendiri, Pertamax RON 92 Stabil

Sementara itu, dalam kelompok bensin (gasoline) nonsubsidi, Pertamax Turbo (RON 98) mengalami kenaikan sebesar Rp850, dari yang sebelumnya Rp20.350 per liter menjadi Rp21.200 per liter.

Di sisi lain, bagi para pengguna Pertamax (RON 92), harga di SPBU dipastikan tidak mengalami perubahan alias stabil.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Harga BBM Kaltim Juni 2026: Pertalite dan Biosolar Stabil, Dua Jenis Diesel Komersil Anjlok

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!