Wali Kota Luncurkan PKG di SDN 009 (Foto: PPID Kota Bontang/Adiepraja)
KALTIM - Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, secara resmi meluncurkan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) dan Puskesmas Go To School di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 009 Bontang Utara, Loktuan, pada Rabu pagi.
Acara peluncuran ini disambut meriah oleh ratusan siswa-siswi SDN 009 yang tampak antusias, didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Bachtiar Mabe dan Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Saparuddin.
Wali Kota Neni, yang akrab disapa "Bunda Neni," berinteraksi langsung dengan para siswa.
Beliau terlihat memeriksa kebersihan kuku anak-anak, ikut bermain bersama mereka, dan bahkan membuat video TikTok bersama.
Baca juga: RSUD Haji Makassar Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis Sambut HUT ke-80 RI
Usai upacara pembukaan, Bunda Neni yang juga berprofesi sebagai dokter, langsung memberikan imunisasi dan pemeriksaan kesehatan sebagai simbolis kepada beberapa perwakilan siswa.
Dalam arahannya, Wali Kota Neni Moerniaeni menekankan krusialnya peran guru sebagai orang tua kedua di lingkungan sekolah.
Beliau meminta para pendidik untuk terus memantau perkembangan anak-anak, termasuk memastikan asupan gizi mereka tercukupi.
"Guru tidak hanya bertugas menyampaikan materi pelajaran atau mencetak kecerdasan intelektual, tetapi juga harus memperhatikan kecerdasan spiritual dan emosional anak," tegasnya.
Baca juga: Ratusan Warga Antapani Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Beliau juga berpesan agar guru memberikan edukasi dan kasih sayang, serta menghindari tindakan membentak atau memarahi siswa di depan teman-temannya demi menjaga harga diri dan kesehatan psikologis mereka.
Selain kesehatan, aspek kebersihan dan keamanan sekolah turut menjadi perhatian utama Wali Kota.
Beliau secara tegas meminta agar lingkungan sekolah bebas dari sampah dan mengarahkan siswa untuk membiasakan diri membuang serta memilah sampah dengan benar.
Lebih lanjut, untuk menjamin keamanan siswa, Bunda Neni menginstruksikan Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk memasang kamera pengawas (CCTV) di setiap ruang kelas.
Sistem ini nantinya diharapkan dapat diakses oleh pihak-pihak terkait selain guru.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PPID Kota Bontang