Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 14 NOVEMBER 2025 • 00:29 WIB

STAI Sangatta Kirim 145 Mahasiswa ke Pedesaan, Uji Kedewasaan di Lapangan Selama 45 Hari

STAI Sangatta Kirim 145 Mahasiswa ke Pedesaan, Uji Kedewasaan di Lapangan Selama 45 Hari145 mahasiswa-mahasiswi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sangatta resmi dilepas untuk mengikuti Kuliah Kerja Lapangan (KKL). (Foto: PPID Kutai Timur)
KALTIM -
Sebanyak 145 mahasiswa-mahasiswi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sangatta resmi dilepas untuk mengikuti Kuliah Kerja Lapangan (KKL) tahun akademik 2025/2026.

Acara pelepasan, yang dipimpin oleh Asisten Administrasi Umum, Sudirman Latief, di Masjid Kampus STAI Sangatta pada Senin (10/11/2025) pagi, menandai dimulainya masa pengabdian diri selama 45 hari.

KKL ini menjadi bagian integral dari kurikulum pendidikan tinggi, dirancang untuk memberikan pengalaman praktis langsung kepada mahasiswa dalam menerapkan ilmu yang mereka peroleh di bangku kuliah.

Fokus di 11 Desa Muara Wahau dan Kombeng
Ke-145 peserta KKL tersebut dibagi ke dalam dua wilayah utama di Kutai Timur yaitu Kecamatan Muara Wahau sebanyak 65 orang yang tersebar di lima desa dan Kecamatan Kombeng sebanyak 80 orang yang tersebar di enam desa.

Baca juga: Ketika Daerah Lain Menjerit, Harga 10 Bahan Pokok di Sangatta Utara Bikin Iri! Daging Ayam Cuma Rp45 Ribu/Kg

Para mahasiswa ini akan menjalani KKL terhitung sejak 10 November hingga 23 Desember 2025.

Periode ini menjadi momentum bagi mereka untuk menguji kemampuan akademik dan adaptasi sosial di tengah masyarakat pedesaan.

Asisten Administrasi Umum Sudirman Latief menekankan bahwa KKL adalah ajang bagi mahasiswa untuk membuktikan bahwa teori yang didapatkan di perkuliahan benar-benar bermanfaat.

Ia berpesan agar mahasiswa menunjukkan perilaku yang baik dan mampu mengimplementasikan keilmuan yang bermanfaat.

“Kalau nanti mahasiswa menunjukkan di lapangan di masyarakat di 11 desa mahasiswa KKL harus yakin saja. Diharapkan menjadi iklan promosi di lapangan kampus STAIS ini... kita sudah buktikan bahwa teori dan praktek yang kita dapatkan di bangku kuliah dan diiringi dengan prilaku yang baik dapat menjadi manfaat untuk masyarakat nanti,” ujar Sudirman.

Baca juga: Bukan Main! Bontang Bebaskan Biaya Kuliah Ribuan Mahasiswa, Siapkan Generasi Emas Lewat Program UKT Gratis

Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk bekerja sama, menyatukan pola pikir, dan berkoordinasi secara intensif dengan pemerintah kecamatan, desa, dan RT agar program kerja yang dirumuskan dapat tuntas diselesaikan sebelum masa KKL berakhir.

Sementara itu, Ketua STAI Sangatta, Satriah, menegaskan bahwa KKL merupakan pilar penting dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya diuji dalam hal kemampuan akademik, tetapi juga dalam kedewasaan berpikir, bersikap, dan berinteraksi dengan masyarakat di lapangan,” kata Satriah.

Ia meminta para mahasiswa untuk menjaga nama baik almamater STAIS, bekerja keras, dan membawa pengalaman berharga ini sebagai bekal menuju dunia kerja.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PPID Kutai Timur

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

STAI Sangatta Kirim 145 Mahasiswa ke Pedesaan, Uji Kedewasaan di Lapangan Selama 45 Hari

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!