Salah satu fasilitas vital yang siap beroperasi adalah Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) 1 di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP). (Foto: Humas Otorita IKN)
KALTIM - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) memastikan kesiapan infrastruktur layanan dasar menjelang perpindahan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Salah satu fasilitas vital yang siap beroperasi adalah Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) 1 di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), yang dirancang untuk mendukung pengelolaan sampah berbasis teknologi Waste to Energy.
TPST 1 ini memiliki kapasitas desain hingga 74 ton limbah rumah tangga per hari dan diproyeksikan menjadi percontohan nasional dalam pengelolaan sampah modern yang ramah lingkungan.
Manajer PT Bina Karya untuk Operation & Maintenance (OM) TPST 1, Harun, menjelaskan bahwa fasilitas ini merupakan langkah awal penerapan sistem pengelolaan sampah berbasis energi di Nusantara.
TPST 1 terdiri dari dua bangunan utama: Bangunan Pengolahan (BP) 1 untuk pengolahan fisika, dan BP 2 untuk pengolahan termal.
“TPST 1 IKN dirancang untuk menampung sampah dari KIPP dan wilayah sekitarnya. Dengan kapasitas desain awal tersebut, mampu mendukung hingga 2 x 30 ton sampah per hari melalui inovasi waste to energy,” ujar Harun di TPST 1 KIPP Nusantara, Rabu (24/12/2025) lalu.
Harun menambahkan bahwa teknologi ini telah disiapkan untuk mendukung pertumbuhan populasi di IKN dan diharapkan menjadi rujukan di tingkat nasional.
Pengoperasian TPST 1 KIPP ini bukan hanya berdampak pada sektor lingkungan, tetapi juga pada aspek sosial dan ekonomi masyarakat sekitar.
Baca juga: Akhir Tahun di Kaltim: Nikmati IKN hingga Jembatan Kanopi Bukit Bangkirai, Jangan Lupa Maratua!
Alifriyanto, Project Officer Direktorat Pengelolaan Gedung, Kawasan, dan Perkotaan (PGKP) untuk OM TPST 1, menegaskan bahwa fasilitas ini dirancang untuk memberikan manfaat sosial.
“TPST 1 KIPP IKN ini turut dirancang dengan melibatkan penduduk sekitar kawasan IKN sebagai tenaga kerja sehingga memberikan dampak dan manfaat sosial,” ulas Alifriyanto.
Lebih lanjut, ia berharap keberadaan fasilitas modern ini dapat mendorong perubahan perilaku masyarakat IKN secara bertahap, khususnya dalam pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab.
Pengoperasian TPST 1 IKN merupakan bagian dari komitmen Otorita IKN dalam menghadirkan layanan dasar yang andal, ramah lingkungan, dan berkelanjutan, di mana Direktorat PGKP bertugas melakukan pengelolaan dan supervisi, dengan PT Bina Karya sebagai pelaksana teknis operasional.
Inovasi waste to energy ini memperkuat peran Nusantara dalam mendukung keberlanjutan lingkungan, mengubah limbah menjadi sumber daya energi penting bagi masa depan kota.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara