Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 29 MEI 2026 • 05:23 WIB

BPS Kaltim: Arus Migrasi Tinggi, 30 Persen Warga Bumi Etam Lahir di Luar Provinsi

BPS Kaltim: Arus Migrasi Tinggi, 30 Persen Warga Bumi Etam Lahir di Luar Provinsihasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) terbaru, total penduduk di Bumi Etam kini resmi menembus angka 4.050,64 ribu jiwa atau sekitar 4,05 juta jiwa. (Foto: Humas Pemprov Kaltim)
KALTIM -
Jumlah penduduk Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mencatatkan pertumbuhan yang signifikan dalam dekade terakhir.

Berdasarkan hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) terbaru, total penduduk di Bumi Etam kini resmi menembus angka 4.050,64 ribu jiwa atau sekitar 4,05 juta jiwa.

Angka ini melonjak tajam jika dibandingkan dengan hasil Sensus Penduduk 2010 (SP2010) yang kala itu berada di angka 3.028,49 ribu jiwa.

Kendati volume riil penduduk terus bertambah, salah satu poin krusial yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) adalah tingginya arus mobilitas horizontal.

Data menunjukkan bahwa sekitar 29 hingga 30 dari setiap 100 penduduk Kalimantan Timur diketahui lahir di luar provinsi tersebut.

Hal ini menjadi bukti sahih mengenai kuatnya daya tarik migrasi masuk ke wilayah Kaltim sebagai magnet ekonomi baru di Indonesia.

Baca juga: Data BPS: Warga Kalimantan Timur Lebih Pilih Jalur Udara, Penumpang Pesawat Capai 206 Ribu Orang

Rasio Ketergantungan Rendah dan Bonus Demografi

Kepala BPS Provinsi Kalimantan Timur, Mas’ud Rifai, memaparkan bahwa pertumbuhan jumlah penduduk yang dipicu migrasi ini diiringi oleh kabar positif di sektor ekonomi-kependudukan.

Rasio ketergantungan (dependency ratio) di Kaltim konsisten menunjukkan tren penurunan hingga menyentuh angka 40,19 persen.

Secara matematis, indikator ini bermakna bahwa setiap 100 penduduk usia produktif (usia 15–64 tahun) di Kaltim hanya menanggung beban hidup sekitar 40 hingga 41 penduduk usia nonproduktif (anak-anak dan lansia).

“Selama periode 2010–2025, rasio ketergantungan masih berada di bawah 50. Ini menunjukkan Kalimantan Timur masih berada dalam fase bonus demografi,” jelas Mas’ud Rifai dalam keterangan resminya.

Jika dibedah berdasarkan pemetaan wilayah administrasi, Kabupaten Mahakam Ulu mencatatkan rapor rasio ketergantungan tertinggi di Kaltim dengan persentase 42,47 persen.

Sebaliknya, wilayah dengan tingkat rasio ketergantungan paling rendah dan paling efisien ditempati oleh Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang hanya menyentuh angka 29,92 persen.

Baca juga: Bukan Makanan, Ini Prioritas Belanja Warga Berau Menurut Data BPS

Dominasi Pria dan Potret Vitalitas Penduduk

Dari aspek demografis berbasis gender, struktur kependudukan Kaltim masih didominasi oleh kelompok laki-laki dengan jumlah mencapai 2.095,71 ribu jiwa atau merepresentasikan 51,74 persen.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Pemprov Kaltim

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

BPS Kaltim: Arus Migrasi Tinggi, 30 Persen Warga Bumi Etam Lahir di Luar Provinsi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!