KALTIM - Kota Balikpapan tengah bersiap menyuguhkan atraksi budaya yang diprediksi akan menjadi magnet wisatawan pada tahun 2026.
Panitia Pelaksana Festival Bekapai baru saja menggelar audiensi strategis dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan di Kantor Wali Kota pada Rabu (21/01/2026) lalu.
Pertemuan ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah awal untuk merancang festival budaya yang lebih segar, modern, dan berskala besar.
Kolaborasi Senior dan Milenial
Daya tarik utama Festival Bekapai 2026 terletak pada keterlibatan lintas generasi.
Panitia memaparkan konsep di mana para maestro seni lokal akan bersinergi dengan komunitas kreatif muda dan pelajar.
Baca juga: Siap Jadi Magnet Wisata! Festival Budaya Erau Pelas Benua Resmi Dibuka, Prosesi Naik Ayun Dinanti
Langkah ini diambil agar warisan budaya tidak terkesan kaku, melainkan menjadi gaya hidup yang relevan bagi generasi milenial dan Gen Z.
Melalui ruang kolaboratif ini, Festival Bekapai diharapkan menjadi wadah "transfer ilmu" dari tokoh budaya kepada generasi penerus, sekaligus memastikan identitas Balikpapan tetap eksis di tengah arus modernitas.
Target Pariwisata dan Dampak Ekonomi
Bukan sekadar perayaan tahunan, festival budaya kali ini dirancang untuk mendongkrak sektor pariwisata berkelanjutan.
Integrasi dengan pelaku UMKM lokal menjadi prioritas, menjadikan festival ini sebagai destinasi belanja produk kreatif bagi pengunjung luar daerah.
Baca juga: Catat Tanggalnya! Festival Bahari Pulo Miang Jadi Andalan Event Kreatif Kutim Tahun Depan
Asisten III Sekretariat Daerah (Asisten Administrasi Umum), Andi Sri Juliarty, yang mewakili Wali Kota Balikpapan, menyambut positif visi tersebut.
Ia menegaskan bahwa dukungan penuh akan diberikan untuk memastikan kegiatan ini menjadi simbol kemajuan kota.
"Budaya adalah jati diri kita. Ketika kita merawatnya dengan cinta, ia tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga tuntunan yang menyatukan masyarakat,” ujar Andi Sri Juliarty.
Magnet Baru di "Gerbang" Kaltim
Dengan status Balikpapan sebagai pintu gerbang utama menuju Kalimantan Timur, Festival Bekapai 2026 diposisikan untuk menjadi wajah keramahan dan kekayaan tradisi lokal.
Sinergi antara panitia dan pemerintah daerah diharapkan dapat menghasilkan perhelatan yang lebih tertata, meriah, dan mampu menarik kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.
Persiapan dini di awal tahun ini menjadi sinyal kuat bahwa Balikpapan serius dalam menempatkan festival budaya sebagai pilar penting dalam pembangunan masyarakat dan ekonomi rakyat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung