Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 06 MARET 2026 • 22:12 WIB

Murni Hasil Patungan Pribadi, Aksi Berbagi Ratusan Takjil Ini Konsisten Berjalan Selama 3 Tahun

Murni Hasil Patungan Pribadi, Aksi Berbagi Ratusan Takjil Ini Konsisten Berjalan Selama 3 TahunHasil kolaborasi mandiri sekelompok pemuda tanpa melibatkan penggalangan dana publik atau open donation. (Foto: Muhammad Olifiansyah/INDOZONE)
KALTIM
- Sebuah aksi inspiratif kembali mewarnai sore hari di bulan Ramadan tahun ini.

Sebanyak 400 kotak takjil dan 150 cup kopi susu ludes dibagikan kepada masyarakat hanya dalam waktu lima menit.

Menariknya, seluruh paket tersebut merupakan hasil kolaborasi mandiri sekelompok pemuda tanpa melibatkan penggalangan dana publik atau open donation.

Kegiatan yang kini telah memasuki tahun ketiga tersebut bermula dari keinginan sederhana untuk berbagi.

Namun, konsistensi yang dijaga membuat jumlah paket yang disalurkan terus bertumbuh secara signifikan setiap tahunnya.

Baca juga: Tetap Sah Secara Syariat, Begini Cara Bayar Zakat Fitrah Online di Tengah Kesibukan Ramadan

Reihan, salah satu perwakilan inisiator kegiatan, menceritakan bahwa perjalanan ini dimulai dari niat berbagi 200 takjil di tahun pertama.

"Intinya kegiatan ini sudah berjalan selama tiga tahun. Dari yang awalnya cuma pengen berbagi 200 takjil, tahun kemarin meningkat jadi 300, dan alhamdulillah tahun ini diberi rezeki bisa nambah jadi 400 kotak takjil serta 150 cup kopi susu," ungkapnya.

Inisiatif Mandiri dan Kolektif

Pembeda utama dari aksi sosial ini adalah prinsip kemandirian dan transparansi dana.

Seluruh pembiayaan kegiatan murni bersumber dari dana pribadi para inisiator serta sumbangan sukarela dari lingkaran pertemanan terdekat.

"Untuk kegiatan ini pure dari dana pribadi kami dan sumbangan dari teman-teman terdekat juga. Jadi, kami tidak ada open donasi dalam bentuk apa pun," tegas Reihan.

Baca juga: Kapolres Bontang Rangkul Ormas hingga Mahasiswa dalam Bingkai Silaturahmi Ramadan di Mako Polres

Langkah ini diambil untuk menjaga niat awal mereka dalam berbagi secara tulus tanpa membebani masyarakat luas.

Aksi yang digawangi oleh tiga orang ini yaitu Reihan, Abdul Reza, dan Atin, ini mulanya hanya direncanakan sebagai gerakan sekali jalan.

Namun, melihat antusiasme dan respons hangat masyarakat, niat tersebut akhirnya dikukuhkan menjadi agenda tahunan yang wajib dilaksanakan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Murni Hasil Patungan Pribadi, Aksi Berbagi Ratusan Takjil Ini Konsisten Berjalan Selama 3 Tahun

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!