Jumat, 09 JANUARI 2026 • 21:58 WIB

"Kalau Kita Saja Sulit, Bagaimana Masyarakat Kita?" Pengalaman Ekstrem Gubernur Kaltim Tinjau Jalan Lintas

Author

Rombongan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim (Kiri), Gubernur Kaltim (Kanan). (Foto: Tangkapan Layar)
KALTIM -
Ungkapan penuh empati terlontar dari Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) setelah melewati perjalanan inspeksi yang ekstrem.

Niat meninjau kondisi jalan penghubung Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dan Penajam Paser Utara (PPU) pasca peresmian jalan Tering-Ujoh Bilang, justru berubah menjadi ujian kesabaran yang memakan waktu belasan jam.

Rombongan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim yang memulai perjalanan pukul 08.00 pagi itu mendapati realitas mengerikan di lapangan.

Medan jalan yang rusak parah dan berlumpur tak terhindarkan, menyebabkan sejumlah mobil yang mereka tumpangi amblas dan terjebak.

Rombongan pun terdampar di tengah perjalanan hingga tengah malam.

Baca juga: Bukan Lagi Kota Industri Semata, Gubernur Rudy Mas’ud Dorong Bontang Jadi Model Kota Pejalan Kaki

Untuk keluar dari jebakan lumpur, upaya evakuasi harus dilakukan dengan mengerahkan alat berat hexcavator.

Proses penyelamatan yang sulit dan menguras tenaga ini baru tuntas menjelang dini hari, membuat rombongan tiba di tujuan akhir pada pukul 01.00 dini hari.

Total, perjalanan ini memakan waktu sekitar 17 jam.

Momen sulit ini memberikan pemahaman yang mendalam bagi Gubernur mengenai penderitaan dan hambatan yang dihadapi warga Kaltim sehari-hari.

Pengalaman ekstrem inilah yang melahirkan komitmen kuat untuk segera bertindak.

Baca juga: Akses Air Bersih di Bontang Diperkuat, Gubernur Kaltim Evaluasi Kesiapan Bendungan dan Efisiensi PDAM

Menyaksikan langsung betapa ganasnya medan, Gubernur Kaltim menyampaikan refleksi sekaligus janji perbaikan

“Kalau kita saja sulit (melintasi jalan ini), bagaimana masyarakat kita (yang melintas setiap hari)? Inilah bentuk perjuangan Pemprov Kaltim kita untuk memperbaiki jalan lintas kabupaten kota saat ini," ujar Gubernur Kaltim.

Pengalaman terjebak ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemprov Kaltim untuk tidak hanya mendengar laporan, tetapi juga merasakan langsung kesulitan infrastruktur.

Peristiwa ini dipercaya akan mendorong percepatan perbaikan jalan lintas Kubar-PPU demi mewujudkan konektivitas yang lebih baik di seluruh wilayah Kaltim.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU