Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 24 DESEMBER 2025 • 09:56 WIB

Timbunan Sampah Bontang Capai 120 Ton per Hari, Plastik Mendominasi hingga 40 Persen

Timbunan Sampah Bontang Capai 120 Ton per Hari, Plastik Mendominasi hingga 40 PersenVolume sampah di kota Bontang sekitar 120 ton per hari, atau setara dengan 39.216 ton per tahun. (Foto: Generated AI)

KALTIM - Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengungkapkan bahwa volume sampah yang dihasilkan setiap hari di wilayahnya mencapai angka fantastis, yakni sekitar 120 ton per hari, atau setara dengan 39.216 ton per tahun.

Data ini dipaparkan Neni Moerniaeni saat menyampaikan kondisi komprehensif pengelolaan sampah terkini kepada Tim Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Dalam pemaparannya, diketahui bahwa jenis sampah yang paling mendominasi adalah sampah plastik, yang memiliki persentase tertinggi hingga 40 persen.

Selain plastik, komposisi sampah harian Bontang juga didominasi oleh sampah organik sebesar 30 persen, serta sampah jenis kertas dan kardus sebanyak 15 persen.

Baca juga: Harga Bawang & Daging Naik Tipis Jelang Natal, Wawali Bontang: Stok Aman, Kenaikan Masih Wajar

Wali Kota Neni juga merinci sumber utama timbunan sampah tersebut. Sebagian besar sampah berasal dari sektor rumah tangga, dengan kontribusi sekitar 82,20 ton per harinya.

Jumlah ini disusul oleh sampah dari fasilitas pabrik yang menyumbang sekitar 3,03 ton per hari.

“Sejak 2008, Pemkot Bontang sudah memanfaatkan mesin pengelolah sampah. Meskipun sebagian peralatan telah berusia lebih dari 17 tahun dan membutuhkan pembaruan teknologi, sampah berhasil diolah mulai 2009 dengan dukungan tenaga kerja yang ada,” jelas Neni seperti yang dilansir melalui radarbontang.com.

Meskipun telah berupaya melakukan pengolahan, Neni Moerniaeni mengakui bahwa Zona Redfield Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang berlokasi di Bontang Lestari (Bonles) memiliki keterbatasan.

Baca juga: Kisah Guru SD Nurul Iman Bontang Bertahan di Kelas Darurat dengan Murid yang Terus Berkurang

TPA tersebut saat ini memiliki luas sekitar 2,5 hektar, namun kemampuan pengolahan sampahnya baru mencapai kurang lebih 30 persen dari total timbunan.

Sejak 2009, tercatat sampah yang berhasil diolah mencapai 410.229 ton, didukung oleh tenaga kerja sekitar 20 hingga 22 orang.

Neni menambahkan bahwa aktivitas pemilahan sampah, khususnya plastik, juga dilakukan oleh warga sekitar TPA.

“Warga di sekitar TPA dapat tambahan penghasilan dari sampah-sampah itu, terutama dalam pemilahan sampah plastik,” tutupnya, menekankan peran serta masyarakat dalam rantai pengelolaan sampah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Radarbontang.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Timbunan Sampah Bontang Capai 120 Ton per Hari, Plastik Mendominasi hingga 40 Persen

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!