Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 06 MARET 2026 • 21:18 WIB

Rp42 Miliar untuk Kelancaran Penajam-Kuaro, Dinas PUPR Kaltim Pastikan Akses Pelabuhan Tetap Mulus

Rp42 Miliar untuk Kelancaran Penajam-Kuaro, Dinas PUPR Kaltim Pastikan Akses Pelabuhan Tetap MulusRuas jalan Penajam-Kademan-Kuaro. (Foto: Humas Pemprov Kaltim)
KALTIM -
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus memperkuat konektivitas di wilayah selatan guna mendukung kelancaran distribusi logistik dan mobilitas masyarakat.

Dalam upaya tersebut, anggaran sebesar Rp42 miliar resmi dialokasikan melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) untuk penanganan intensif pada ruas jalan Penajam-Kademan-Kuaro pada tahun 2026.

Kepala Dinas PUPR Kaltim, Aji Fitra Firnanda, menegaskan bahwa fokus pembangunan tahun ini tidak hanya pada jalur utama, tetapi juga memastikan akses menuju pusat ekonomi seperti Pelabuhan Buluminung tetap dalam kondisi mantap.

Saat ini, ruas jalan provinsi dari Simpang 3 hingga Simpang 6 menuju pelabuhan sepanjang 7 kilometer dilaporkan dalam kondisi baik.

Baca juga: Wisata Lubang Raksasa: Truk Amblas di Suka Rahmat Jadi Bukti Lambatnya Perbaikan Jalan Poros

"Konektivitas menuju pelabuhan dan jalur logistik utama adalah prioritas kami untuk menjaga ritme ekonomi daerah tetap stabil," ujar Nanda saat mendampingi kunjungan kerja di wilayah Penajam Paser Utara (PPU), Rabu (4/3/2026).

Alokasi dana Rp42 miliar tersebut akan difokuskan pada penanganan efektif sepanjang 5,17 kilometer.

Pekerjaan ini mencakup tindakan preventif serta rehabilitasi minor guna mencegah kerusakan jalan yang lebih parah.

Selain perbaikan badan jalan, program tahun ini juga menyasar rehabilitasi berkala pada sejumlah jembatan di sepanjang ruas Penajam-Kuaro untuk menjamin keamanan pengguna jalan.

Baca juga: Satu Tempat Banyak Manfaat, MR HR Pool & Gym Hadirkan Konsep Olahraga Modern di Jalan Tenis

Di sisi lain, BBPJN juga memberikan perhatian khusus pada titik-titik rawan di ruas Kuaro-Kademan.

Terdapat laporan mengenai penurunan bahu jalan sepanjang 7 kilometer yang menyebabkan longsoran, sehingga diperlukan penanganan teknis segera agar tidak mengganggu arus lalu lintas.

Selain perbaikan jalan, Pemprov Kaltim tengah menyiapkan dana rintisan untuk proyek strategis Jembatan Rico.

Jembatan yang direncanakan memiliki bentang utama 500 meter ini akan menghubungkan kawasan Pulau Balang dan menjadi jalur krusial bagi pengembangan wilayah PPU.

"Kementerian PU sudah menyatakan kesediaan untuk mendanai bentang utamanya, sementara pemerintah daerah melalui Bupati PPU menyiapkan langkah awal," tambah Nanda.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Pemprov Kaltim

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Rp42 Miliar untuk Kelancaran Penajam-Kuaro, Dinas PUPR Kaltim Pastikan Akses Pelabuhan Tetap Mulus

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!