Bukan Hanya Infrastruktur, Pemkot Bontang Libatkan Ulama Wujudkan Masyarakat Mandiri dan Berakhlak
KALTIM - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada penguatan moral dan kemandirian ekonomi masyarakat.
Komitmen ini terlihat dalam dukungan penuh Pemkot terhadap Seminar Kewirausahaan Ekonomi Syariah yang diselenggarakan oleh Badan Koordinasi Da’wah Islam Bontang (BKDIB) di Gedung MUI Bontang, Minggu (2/11/2025) lalu.
Kegiatan yang dihadiri puluhan mubalig dan aktivis masjid ini bertujuan untuk membangun generasi Islam yang mandiri secara ekonomi, sekaligus membentengi masyarakat dari tantangan sosial yang merusak, seperti maraknya judi online dan jeratan pinjaman online (pinjol).
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, yang membuka acara, menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif BKDIB.
Baca juga: Warga Apel Biru Hill Sumringah, Penantian Air Bersih Terbayar Lunas Berkat Komitmen Pemkot
Menurutnya, seminar ini adalah jawaban konkret di saat masyarakat membutuhkan fondasi moral yang kuat.
“Atas nama Pemerintah Kota, saya sangat mengapresiasi. Ini upaya membangun kesadaran agar para mubalig juga memiliki semangat berwirausaha yang syariah,” ujar Agus Haris.
Wawali Agus Haris menekankan bahwa ulama adalah mitra strategis yang tak terpisahkan dari pemerintah.
Jika pemerintah berfokus pada pembangunan fisik, ulama memiliki peran sentral dalam membangun moral dan akhlak.
"Pemerintah dan ulama adalah mitra strategis. Pemerintah bisa membangun infrastruktur, tetapi pembinaan akhlak adalah tanggung jawab bersama, terutama para ustadz dan ustadzah,” tegasnya.
Baca juga: Dapat Sertifikat dan Modal Alat, Pemkot Bontang Cetak 26 Barbershop Berdaya Saing Global
Ia menambahkan, seminar ini penting untuk menanamkan kembali semangat wirausaha yang berlandaskan nilai-nilai luhur Islam, yaitu kejujuran, keadilan, dan amanah, sebagai modal utama mewujudkan kemandirian masyarakat Bontang.
Wawali juga memuji peran BKDIB sebagai "rumah besar umat Islam di Bontang" yang berhasil menyatukan berbagai organisasi masyarakat.
Ia mengajak agar seluruh energi umat diarahkan untuk bersatu membangun kekuatan ekonomi dan menghindari perdebatan perbedaan.
Sebagai bukti komitmen, Pemkot Bontang terus mendukung kegiatan keumatan, di samping menjalankan program prioritas yang menyentuh langsung masyarakat, seperti perbaikan fasilitas umum, seragam sekolah gratis, dan peningkatan insentif bagi para penggiat agama, guru swasta, dan ketua RT.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PPID Kota Bontang