Jumat, 16 JANUARI 2026 • 19:54 WIB

Hutan Kota Berau atau Tambang Tersembunyi? Sindiran Menohok Melanie Subono: Keren Ya Hutan Kotanya!

Author

Unggahan di akun Instagram pribadinya, @melaniesubono. (Foto: Tangkapan Layar Instagram)
KALTIM -
Sebuah video singkat yang diunggah oleh aktivis dan musisi kenamaan, Melanie Subono, mendadak jadi buah bibir warganet.

Unggahan di akun Instagram pribadinya, @melaniesubono, mengupas tuntas kondisi miris Hutan Kota Berau yang jauh dari kata asri, bahkan diduga telah beralih fungsi menjadi area pertambangan.

Dalam kunjungannya ke Kalimantan Timur untuk mempelajari ekosistem hutan, Melanie menyempatkan diri mendatangi Hutan Kota Tangap Kabupaten Berau.

Di awal video, segalanya tampak normal.

Gapura besar menyambut pengunjung, lengkap dengan deretan pohon yang memberikan kesan hutan yang rapat.

"Kan gue bilang gue mau belajar tentang hutan, gue ke Sumatera, gua nyampe ke Kalimantan,” ucap Melanie di depan kamera.

“Begitu sampai langsung dapat papan Hutan Kota, kita lihat yuk kayak apa Hutan Kota.”

Namun, narasi "hijau" tersebut segera terpatahkan saat Melanie melangkah lebih jauh ke dalam area hutan.

Baca juga: Masalah Nafkah dan Ekonomi Masih Dominasi Alasan Istri di Berau Gugat Cerai Suami

Hanya dalam hitungan detik, pemandangan pohon-pohon besar yang memberikan keteduhan berubah total menjadi hamparan tanah gundul yang luas.

Lebih mengejutkan lagi, terdapat sebuah lubang raksasa yang menampung air berwarna hijau pekat di tengah area tersebut.

Lubang ini diduga kuat merupakan sisa galian tambang yang dibiarkan terbuka begitu saja tanpa ada upaya reklamasi atau pemulihan fungsi hutan.

Melihat kontras yang begitu nyata, Melanie melontarkan sindiran tajam kepada pihak-pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaan lahan tersebut.

Baca juga: Mediasi Sengketa Lahan di Bontang Lestari Temukan Fakta Mengejutkan, Lokasi Ternyata di Kawasan Hutan Lindung

“Selamat datang di hutan kota, keren ya hutan kotanya, very nice,” ucapnya dengan nada sarkasme sembari mengarahkan kamera ke arah "danau" bekas tambang tersebut.

Unggahan ini segera menuai banjir komentar dari publik.

Warganet merasa tertipu sekaligus geram melihat fasilitas publik yang seharusnya menjadi paru-paru kota justru "dikeruk" demi kepentingan komersial.

“Ini hutan kota atau tambang dalam kota? Terima kasih Kak Melanie sudah membuka mata kami,” tulis salah satu akun di kolom komentar.

Netizen lainnya mendesak Pemerintah Kabupaten Berau dan instansi terkait untuk memberikan klarifikasi transparan mengenai legalitas aktivitas tambang di kawasan yang dilabeli sebagai Hutan Kota tersebut.

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Melanie Subono (@melaniesubono)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram.com/@melaniesubono

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU