Selasa, 10 FEBRUARI 2026 • 21:52 WIB

Cetak Pemimpin Kota Masa Depan, Pegawai IKN Kini Bisa Magang hingga Studi ke Belanda

Author

Kolaborasi akademik global bersama konsorsium Leiden Delft Erasmus Universities (LDE) Belanda dan Universitas Mulawarman. (Foto: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara)
KALTIM -
Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) terus memperkuat kualitas sumber daya manusianya guna mewujudkan visi kota dunia.

Melalui kolaborasi akademik global bersama konsorsium Leiden Delft Erasmus Universities (LDE) Belanda dan Universitas Mulawarman, OIKN kini membuka peluang emas bagi generasi muda untuk terlibat dalam riset kelas dunia sekaligus pengembangan karier internasional.

Dalam forum yang digelar di Auditorium Kantor Balai Kota IKN, Kamis (5/2/2026), terungkap bahwa kerja sama ini merupakan langkah konkret untuk mencetak pemimpin masa depan yang akan mengelola Nusantara.

Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam OIKN, Myrna Asnawati Safitri, menegaskan bahwa kerja sama ini bukan sekadar riset di atas kertas, melainkan investasi nyata bagi "Insan Otorita" (sebutan pegawai OIKN).

Baca juga: IKN Gaet Investor UEA, Ayedh Dejem Group Suntik Rp4 Triliun untuk Kawasan Mixed-Use

"Kita sedang memikirkan bagaimana ada kegiatan bersama yang dapat diikuti oleh Insan Otorita IKN ke depan, termasuk pengembangan kapasitas melalui program short course, magang, hingga peluang melanjutkan studi ke Belanda," jelas Myrna.

Langkah ini diambil karena mayoritas pegawai OIKN di berbagai kedeputian didominasi oleh generasi muda yang memegang peranan vital dalam perencanaan tata kota masa depan.

Prof. dr. ing. Steffen Nijhuis, Kepala Riset Department of Urbanism dari Delft University of Technology, menyebut bahwa pengalaman bekerja di IKN adalah kesempatan langka yang tidak ditemukan di negara lain. Ia menilai IKN sebagai laboratorium hidup global.

"Nusantara adalah tempat belajar terbaik bagi mereka yang ingin memahami perencanaan kota berkelanjutan. Kami sangat senang bisa berdiskusi langsung dengan generasi muda di sini yang sedang membangun sejarah," ungkap Steffen.

Dukungan serupa datang dari Dekan Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman, Irawan Wijaya Kusuma.

Baca juga: Sejarah Singkat Samarinda dari Era Klotok hingga Penyangga IKN

Ia menyoroti pentingnya penyiapan mental dan kompetensi anak muda sejak dini melalui forum-forum diskusi internasional seperti ini.

"Tanggung jawab besar membangun IKN akan beralih sepenuhnya kepada generasi muda dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan. Kolaborasi ini adalah jembatan untuk memastikan mereka siap menerima estafet kepemimpinan tersebut," kata Irawan.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, para peserta dan akademisi melakukan kunjungan lapangan ke Miniatur Hutan Hujan Tropis (MHHT) dan area Glamping.

Agenda diakhiri dengan penanaman pohon di Plaza Bhinneka Tunggal Ika sebagai simbol tumbuhnya kompetensi dan komitmen keberlanjutan di tanah Nusantara.

Melalui program ini, IKN tidak hanya membangun gedung-gedung tinggi, tetapi juga membangun kapasitas manusia yang akan menjadikannya kota cerdas dan berkelanjutan di mata dunia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU