Sentuhan Gen Z di Balik Pelayanan Publik Bontang, 112 CPNS Terpilih Diminta Jaga Etika BerAKHLAK
KALTIM - Transformasi birokrasi di Kota Bontang kini memasuki babak baru dengan hadirnya 112 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang didominasi oleh Generasi Z.
Dikenal sebagai generasi yang fasih teknologi, para ASN muda ini diharapkan mampu memberikan sentuhan inovasi digital tanpa melupakan nilai-nilai dasar etika pelayanan yang santun dan humanis.
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, menekankan bahwa kecanggihan otak para pemuda ini harus selaras dengan karakter yang kuat saat memberikan pembekalan dalam acara Sosialisasi Penguatan Nilai BerAKHLAK di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota, Rabu (4/2/2026).
Di hadapan para CPNS yang lahir antara tahun 1990 hingga 2002 tersebut, Wawali Agus Haris mengingatkan bahwa tantangan pelayanan publik di masa depan tidak hanya soal kecepatan sistem, tetapi juga soal rasa.
“Kalian adalah insan terpilih. Kecakapan digital yang kalian miliki sebagai Gen Z harus berdampak nyata bagi masyarakat. Namun ingat, kepintaran tanpa etika tidak akan berarti. Jadikan nilai BerAKHLAK sebagai kompas dalam bekerja agar pelayanan tetap santun dan humanis,” pesan Agus Haris.
Ia juga berharap para ASN muda ini bisa menjadi motor penggerak dalam menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran di Bontang melalui sistem kerja yang lebih transparan dan efisien.
Kepala BKPSDM Kota Bontang, Sudi Priyanto, memberikan apresiasi atas performa awal 112 CPNS hasil seleksi tahun 2024 ini.
Selama masa percobaan 10 bulan sejak April 2025, angkatan ini menunjukkan integritas yang membanggakan.
Baca juga: Investasi di Bestprofit Future (BPF) Malang Didominasi Gen Z
“Mereka adalah generasi yang sangat adaptif. Seluruhnya dinyatakan lulus Latsar 100 persen dengan predikat kinerja mayoritas ‘Baik’ hingga ‘Sangat Baik’. Yang terpenting, tidak ada satu pun catatan pelanggaran disiplin selama masa orientasi,” jelas Sudi.
Saat ini, para tenaga muda tersebut telah berdinas di 30 perangkat daerah.
Sektor kesehatan menjadi instansi dengan penempatan terbanyak, disusul dengan posisi strategis lainnya seperti Arsiparis dan Pengelola Barang yang memerlukan ketelitian tinggi.
Sebagai penutup, Agus Haris mewanti-wanti agar semangat muda para CPNS ini tidak luntur oleh rasa bosan atau pilih-pilih pekerjaan.
Ia meminta Gen Z Bontang untuk menunjukkan loyalitas tinggi di mana pun mereka ditempatkan.
"Cintai pekerjaan kalian. Jangan pilih-pilih tugas hanya karena merasa lebih jago teknologi. Jadikan disiplin sebagai fondasi profesionalitas, karena dari sanalah kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi akan terbangun,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PPID Kota Bontang