KALTIM - Musibah kebakaran menghanguskan bagian dalam diler motor Yamaha CV Sinar Utama di Jalan Pangeran Antasari, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Samarinda Ulu, pada Minggu sore lalu.
Meski kobaran api berhasil dilokalisasi, insiden ini menyebabkan kerusakan signifikan pada bangunan dan puluhan unit kendaraan yang berada di dalam ruang pameran (showroom).
Baca juga: Galang Dana Untuk Korban Kebakaran Rt.21 Berbas Tengah, Pemuda Lembah Tengah Sukses Salurkan Bantuan
Ledakan di Tengah Waktu Ashar
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 15.30 WITA, bertepatan dengan waktu salat Ashar.
Ketua RT 01 setempat, Aslin Noor, menyebutkan bahwa diler dalam kondisi tidak beroperasi karena hari libur.
Namun, warga dikejutkan oleh suara ledakan keras yang berasal dari area belakang diler motor tersebut.
"Pertama ada ledakan, kemudian terlihat asap mengepul dari belakang. Setelah tahu ada kebakaran, saya langsung memanggil pemadam kebakaran,” terang Aslin Noor saat memberikan kesaksian terkait awal mula api muncul.
Tiga Unit Hangus, Belasan Lainnya Rusak Terdampak
Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kota Samarinda segera mengerahkan personel dari Pos III dan dibantu sejumlah relawan untuk menjinakkan api.
Petugas harus bekerja cepat agar suhu panas di dalam ruangan tidak memicu ledakan tangki bahan bakar dari puluhan motor yang terparkir di area penjualan.
Komandan Pos III Disdamkar Samarinda, Tri Indarto, mengungkapkan bahwa meskipun api tidak melahap seluruh isi diler, dampak suhu panas tetap merusak kendaraan lainnya.
"Di dalam terdapat puluhan unit, tapi yang terbakar parah ada tiga unit, sementara belasan unit lainnya terdampak cukup besar akibat panas dan asap," jelas Tri Indarto di lokasi kejadian.
Baca juga: Ratusan Pekerja IKN Tidur di Puing Setelah Kebakaran Hebat, Begini Nasib Mereka Sekarang!
Plafon Runtuh Diduga Akibat Arus Pendek
Selain menghanguskan kendaraan, panas api yang terperangkap di dalam ruangan menyebabkan sebagian besar plafon bangunan runtuh.
Tim identifikasi awal menduga api berasal dari kegagalan instalasi listrik di bagian atas bangunan sebelum akhirnya merambat ke area bawah.
"Kemungkinan indikasi awal dari arus pendek listrik di bagian atas plafon. Tapi ini masih perkiraan sementara,” tambah Tri Indarto mengenai penyebab pasti insiden tersebut yang masih dalam proses penyelidikan.
Baca juga: Pipa Bocor Akibat Ekskavator, PDAM Bontang Gerak Cepat Atasi Keluhan Air Keruh di Gunung Telihan
Kendali Api dalam Satu Jam
Beruntung, respons cepat dari tim gabungan Disdamkar dan relawan berhasil memadamkan api sepenuhnya dalam waktu sekitar satu jam.
Hal ini mencegah api merambat ke bangunan ruko di sekitar lokasi yang padat penduduk.
Hingga saat ini, area diler telah dipasang garis polisi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai angka yang cukup besar mengingat banyaknya kendaraan baru yang terdampak kerusakan fisik akibat suhu panas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung