Kebakaran yang menghanguskan bagian dalam diler motor Yamaha CV Sinar Utama. (Foto: Muhammad Olifiansyah/INDOZONE)
KALTIM - Musibah kebakaran menghanguskan bagian dalam diler motor Yamaha CV Sinar Utama di Jalan Pangeran Antasari, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Samarinda Ulu, pada Minggu sore lalu.
Meski kobaran api berhasil dilokalisasi, insiden ini menyebabkan kerusakan signifikan pada bangunan dan puluhan unit kendaraan yang berada di dalam ruang pameran (showroom).
Baca juga: Galang Dana Untuk Korban Kebakaran Rt.21 Berbas Tengah, Pemuda Lembah Tengah Sukses Salurkan Bantuan
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 15.30 WITA, bertepatan dengan waktu salat Ashar.
Ketua RT 01 setempat, Aslin Noor, menyebutkan bahwa diler dalam kondisi tidak beroperasi karena hari libur.
Namun, warga dikejutkan oleh suara ledakan keras yang berasal dari area belakang diler motor tersebut.
"Pertama ada ledakan, kemudian terlihat asap mengepul dari belakang. Setelah tahu ada kebakaran, saya langsung memanggil pemadam kebakaran,” terang Aslin Noor saat memberikan kesaksian terkait awal mula api muncul.
Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kota Samarinda segera mengerahkan personel dari Pos III dan dibantu sejumlah relawan untuk menjinakkan api.
Petugas harus bekerja cepat agar suhu panas di dalam ruangan tidak memicu ledakan tangki bahan bakar dari puluhan motor yang terparkir di area penjualan.
Komandan Pos III Disdamkar Samarinda, Tri Indarto, mengungkapkan bahwa meskipun api tidak melahap seluruh isi diler, dampak suhu panas tetap merusak kendaraan lainnya.
"Di dalam terdapat puluhan unit, tapi yang terbakar parah ada tiga unit, sementara belasan unit lainnya terdampak cukup besar akibat panas dan asap," jelas Tri Indarto di lokasi kejadian.
Baca juga: Ratusan Pekerja IKN Tidur di Puing Setelah Kebakaran Hebat, Begini Nasib Mereka Sekarang!
Selain menghanguskan kendaraan, panas api yang terperangkap di dalam ruangan menyebabkan sebagian besar plafon bangunan runtuh.
Tim identifikasi awal menduga api berasal dari kegagalan instalasi listrik di bagian atas bangunan sebelum akhirnya merambat ke area bawah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung