Ilustrasi
KALTIM - Kasus asusila memprihatinkan yang melibatkan pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) mengguncang warga Kota Samarinda.
Kejadian ini mencuat setelah adanya laporan dugaan pelecehan seksual di mana korban sebelumnya dipaksa meminum minuman keras (miras) hingga tak sadarkan diri di lingkungan sekolah.
Merespons hal ini, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kaltim segera menerjunkan tim untuk memberikan pendampingan intensif.
Baca juga: Dampak Buruk Nonton Film Porno, Pemuda FR Nekat Lakukan Pelecehan di Enam Lokasi
Berdasarkan laporan awal yang masuk ke Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC-PPA) Kaltim, tindakan asusila ini diduga telah direncanakan dengan cara melumpuhkan kesadaran korban menggunakan alkohol.
Ketua TRC PPA Kaltim, Rina Zainun, sangat menyayangkan insiden yang terjadi di usia pendidikan dasar ini.
"Laporan awal dari orang tua. Sangat disayangkan karena korban masih usia SMP. Ada yang diduga dibuat mabuk sebelum kejadian,” ungkap Rina saat menjelaskan kondisi awal yang menimpa korban.
Baca juga: Warga Bontang Dihebohkan Unggahan Dugaan Pelecehan Anak
Hingga saat ini, pihak TRC PPA terus melakukan kroscek data untuk memastikan kronologi dan lokasi pasti kejadian.
Munculnya isu bahwa insiden terjadi di lingkungan sekolah menjadi perhatian serius agar tidak terjadi pembiaran oleh pihak institusi pendidikan.
Rina juga mengingatkan bahwa status pelaku yang masih di bawah umur tidak menggugurkan jeratan hukum atas tindakan asusila tersebut.
"Kami masih melakukan penelusuran dan kroscek terhadap seluruh informasi yang masuk,” imbuh Rina.
Ia juga menegaskan, “Dalam hukum, meskipun atas dasar suka sama suka, tetap masuk kategori pelanggaran karena usia mereka belum dewasa.”
Baca juga: Taman Cerdas PKK Samarinda Raih Anugerah RBRA 2026, Bukti Komitmen Kota Layak Anak
Melihat dampak trauma yang besar, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui DP3A Kaltim telah mengambil langkah cepat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber