Senin, 04 MEI 2026 • 10:26 WIB

Sawit Kaltim Menggeliat! Pendapatan Palma Serasih Tembus Rp2,55 Triliun di Akhir 2025

Author

Sektor industri kelapa sawit di Kalimantan Timur. (Foto: Internet)
KALTIM -
Sektor industri kelapa sawit di Kalimantan Timur menunjukkan taringnya di tengah fluktuasi harga komoditas global.

PT Palma Serasih Tbk (PSGO) membuktikan ketangguhan tersebut dengan membukukan pendapatan sebesar Rp2,55 triliun sepanjang tahun 2025, atau tumbuh sekitar 20 persen secara tahunan.

Baca juga: Tertinggi Rp 3.175/Kg, Simak Update Harga Sawit Kaltim Berdasarkan Usia Tanam

Performa Finansial yang Solid

Pertumbuhan pendapatan yang signifikan ini berdampak langsung pada perolehan laba bersih perusahaan yang mencapai Rp442,8 miliar.

Angka tersebut mengalami kenaikan sebesar 26,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp350,6 miliar.

Direktur dan Sekretaris Perusahaan, Astrida Niovita Bachtiar, mengungkapkan bahwa capaian tersebut menjadi dasar bagi perusahaan untuk melanjutkan pertumbuhan di tahun berikutnya.

"Strategi perusahaan ke depan akan tetap berfokus pada peningkatan produktivitas dan efisiensi, disertai ekspansi usaha secara selektif,” ujar Astrida menjelaskan arah kebijakan emiten.

Baca juga: Harga Sawit Kaltim Melemah, Pemprov Dorong Petani Perkuat Kemitraan Pabrik

Catatan Produksi dan Operasional

Kinerja gemilang ini didukung oleh angka produksi yang stabil di seluruh area operasional perusahaan di Kalimantan Timur:

  1. Tandan Buah Segar (TBS) Inti: Mencatat produksi sebesar 355,2 ribu ton.
  2. Crude Palm Oil (CPO): Mencapai total produksi 140,2 ribu ton.
  3. Tingkat Produktivitas: Berada pada level 17,8 ton per hektare.

Baca juga: Mengenal Rumah Dahor, Museum Hidup Sejarah Minyak Balikpapan yang Instagramable

Komitmen Keberlanjutan di Benua Etam

Meski mengejar target pertumbuhan, PT Palma Serasih Tbk tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan melalui kebijakan No Deforestation, No Peat, No Exploitation (NDPE).

Saat ini, perusahaan mengelola lebih dari 28 ribu hektare lahan inti dan plasma di Kalimantan Timur.

Dalam aspek lingkungan, perusahaan juga aktif melakukan perlindungan biodiversitas, termasuk rehabilitasi habitat orangutan.

Manajemen menegaskan bahwa perusahaan menargetkan pertumbuhan berkelanjutan dengan tetap menjaga keseimbangan antara kinerja operasional dan penerapan prinsip lingkungan serta sosial dalam kegiatan usaha.

Dengan fondasi kinerja 2025 yang kuat, Palma Serasih optimistis menatap tahun 2026 dengan tetap menjaga efisiensi operasional di setiap lini bisnisnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU